Show simple item record

dc.contributor.advisorDasanto, Bambang Dwi
dc.contributor.authorBanu Ramadhan D.U
dc.date.accessioned2018-11-21T07:12:42Z
dc.date.available2018-11-21T07:12:42Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95223
dc.description.abstractMaraknya bencana yang terjadi beberapa tahun terakhir merupakan bukti yang nyata terjadi. Seiring waktu berjalan frekuensi dan intensitas bencana semakin banyak dan kejadian cuaca ekstrem yang kian sering. Hal yang perlu diperhatikan yaitu objek dari bencana terkait iklim. Untuk itu, salah satu upaya dalam menentukan prioritas aksi adaptasi dan mitigasi bencana akibat dampak perubahan iklim semakin banyak dilakukan. Salah satu penelitian yang sering dilakukan yaitu menilai suatu wilayah terkait kerentanan terhadap dampak perubahan iklim. Tujuan penelitian ini adalah menilai indeks kerentanan Kabupaten Cirebon dan menentukan prioritas wilayah terkait yang rentan terhadap dampak perubanah iklim. Analisis kerentanan dilakukan dengan penentuan tujuan, menyusun kriteria dan indikator. Kriteria yang dipakai dalam penelitian ini yaitu keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptasi. Indikator yang dipilih merupakan indikator biofisik dan sosial-ekonomi dari desa-desa yang dinilai tingkat kerentanannya. Metode pembobotan yang digunakan yaitu metode penetapan nilai berdasarkan hasil survei pakar terkait kerentanan dan bencana. Indeks kerentanan ditentukan berdasarkan sistem kuadran. Terdapat 5 kuadran yang dipakai dalam penelitian ini. Semakin besar kuadran yang dimiliki suatu desa, maka semakin rentan desa tersebut. Sebagian besar wilayah Kabupaten Cirebon rentan terhadap bencana iklim. Indikator yang paling banyak menentukan nilai Indeks Keterpaparan dan Sensitivitas yaitu keberadaan sistem irigasi dan mata pencaharian utama masyarakat desa. Setiap desa juga masih harus meningkatkan terkhusus indikator pendapatan asli desa yang masih kurang. Desa-desa yang dekat laut di Wilayah Cirebon Barat memiliki nilai kerentanan yang tinggi dibandingkan dengan desadesa yang jauh dengan laut. Desa-desa di wilayah Cirebon Timur hampir sebagian besar rentan terhadap bencana iklim.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcGeophysics and Meteorologyid
dc.subject.ddcClimateid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcCirebon-Jawa Baratid
dc.titleKajian Kerentanan Desa-desa terhadap Bencana terkait Iklim di Kabupaten Cirebonid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordVulnerabilityid
dc.subject.keywordvulnerability indexid
dc.subject.keywordexposureid
dc.subject.keywordsensitivityid
dc.subject.keywordadaptation capacityid
dc.subject.keyworddisasterid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record