Profil Blood Urea Nitrogen dan Kreatinin pada Anjing yang Diberi Obat Anticaplak Berbahan Aktif Afoksolaner per Oral.
View/ Open
Date
2018Author
Homel, Sang Gelegar
Esfandiari, Anita
Hadi, Upik Kesumawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sediaan obat anti caplak berbahan aktif afoksolaner (Nexgard®) yang diberikan dalam tiga dan lima kali dosis anjuran terhadap parameter blood urea nitrogen (BUN) dan kreatinin. Sebanyak sembilan ekor anjing ras Beagle yang sehat secara klinis dibagi menjadi tiga kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari tiga ekor. Masing-masing kelompok diberikan sediaan afoksolaner secara oral dengan dosis yang berbeda-beda, yaitu satu kali dosis (6,3 mg/kg BB), tiga kali dosis (18,9 mg/kg BB), dan lima kali dosis (31,5 mg/kg BB). Afoksolaner diberikan sebanyak tiga kali, pada hari ke- 1 (treatment I), ke- 28 (treatment II) dan ke- 56 (treatment III). Pengambilan sampel darah dilakukan pada hari ke-0 (pre-treatment), hari ke- 2 (24 jam post-treatment I), hari ke- 29 (24 jam post-treatment II) dan hari ke- 57 (24 jam post-treatment III). Sampel darah diambil melalui vena saphena untuk dianalisis terhadap kadar BUN dan kreatinin. Hasil pengamatan menunjukkan tidak ada perbedaan pada kadar BUN dan kreatinin antar kelompok dosis dan antar kelompok waktu pengamatan (P>0.05). Rata-rata kadar BUN dan kreatinin pada semua kelompok dosis masih berada dalam rentang nilai normal. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian sediaan obat anti caplak berbahan aktif afoksolaner sebanyak tiga kali ulangan dengan tiga dan lima kali dosis anjuran tidak memengaruhi profil parameter fungsi organ ginjal.
