View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Blast Furnace Slag dan Kotoran Kambing terhadap Sifat Kimia Tanah serta Pertumbuhan Sorgum pada Tanah Podsolik dari Jasinga.

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (2.232Mb)
      Date
      2018
      Author
      Purba, Ruth Kristanti
      Suwarno
      Nugroho, Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanah Podsolik memiliki penyebaran yang luas di Indonesia sehingga dapat dikembangkan untuk usaha ekstensifikasi pertanian. Reaksi tanah yang masam hingga sangat masam dan kejenuhan Al yang tinggi merupakan faktor pembatas yang mengakibatkan produktivitas tanah tersebut rendah. Selain itu, kandungan unsur hara yang rendah dapat menyebabkan rendahnya produktivitas tanah tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan penambahan input berupa bahan pengapuran, pupuk, dan bahan organik. Salah satu bahan pengapuran yang dapat digunakan adalah blast furnace slag (BF slag), suatu produk sampingan yang terbentuk dalam proses pembuatan baja. Kandungan dominan BF slag antara lain Ca dan Si. Kotoran kambing juga dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tanah masam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BF slag sangat nyata meningkatkan pH, menurunkan Al-dd, meningkatkan KTK tanah, P-tersedia, Cadd, Mg-dd, dan menurunkan Mn, Cu, dan Zn tersedia. Kotoran kambing sangat nyata meningkatkan K-dd tanah, C-organik, dan N-total tanah. Kombinasi BF slag dan kotoran kambing sangat nyata meningkatkan tinggi tanaman, bobot basah, dan bobot kering pucuk Sorgum. Pertumbuhan Sorgum pada perlakuan kontrol dan perlakuan kotoran kambing saja tidak optimal. Hal ini dikarenakan kotoran kambing belum mampu menurunkan kejenuhan Al sampai memenuhi kebutuhan tanaman sorgum sehingga tanaman masih mengalami keracunan Al. Pertumbuhan sorgum semakin meningkat seiring dengan peningkatan dosis BF slag dan kotoran kambing. Nampaknya, hal ini berkaitan dengan meningkatnya pH tanah, menurunnya kejenuhan Al, meningkatnya P tersedia, Ca, Mg, dan K dapat ditukar, N total, C organik, serta menurunnya Mn, Cu, dan Zn tersedia dalam tanah dengan pemberian kombinasi BF slag dan kotoran kambing.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94642
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2824]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository