Show simple item record

dc.contributor.advisorPurnawarman, Trioso
dc.contributor.advisorHandharyani, Ekowati
dc.contributor.authorRajah, Pavitra Ratna
dc.date.accessioned2018-10-11T04:23:59Z
dc.date.available2018-10-11T04:23:59Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94171
dc.description.abstractMonyet ekor panjang merupakan primata omnivora yang banyak dipelihara dan diperdagangkan di Indonesia. Satwa ini juga rentan terhadap eksploitasi seperti misalnya dijadikan objek tontonan serta digunakan sebagai hewan percobaan. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada satwa ini adalah simian tuberculosis, namun laporan penyakit ini pada monyet hasil tangkapan masih sangat sedikit. Tuberkulosis merupakan zoonosis yang dapat merugikan kesehatan manusia dan hewan. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi tuberkulosis pada monyet ekor panjang yang ditangkap dalam kurun waktu 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi tuberkulosis adalah 9.0% dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara tahun dengan jumlah monyet yang terinfeksi dari tahun 2011 sampai 2014. Kasus tuberkulosis paling banyak terjadi pada tahun 2013 dengan prevalensi sebesar 13.7% dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kondisi hewan dengan jumlah monyet yang terinfeksi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat prevalensi tidak menimbulkan ancaman zoonosis namun satwa ini tetap harus dilindungi dari eksploitasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnimal Diseasesid
dc.subject.ddcTuberculosisid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcDKI-Jakartaid
dc.titleTuberkulosis pada Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Provinsi DKI Jakartaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordmonyet ekor panjangid
dc.subject.keywordprevalensiid
dc.subject.keywordtuberkulosisid
dc.subject.keywordzoonosisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record