View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Eksplorasi dan Karakterisasi Bakteri Penghasil Eksopolisakarida dari Tanah di Kalimantan Barat untuk Peningkatan Agregasi Tanah Berpasir

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (40.79Mb)
      Date
      2018
      Author
      Harahap, Nasrul
      Nuni, Gofar
      Santosa, Dwi Andreas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Eksopolisakarida (EPS) adalah senyawa kompleks makro-molekul elektrolit yang terkandung dalam sel-sel luar bakteri yang diekskresikan sebagai lendir dan memiliki peran dalam agregasi tanah. Spodosol memiliki faktor pembatas agregasi yang sangat tidak stabil. Partikel tanah lepas dari satu sama lain sehingga kemampuan menahan air dan nutrisi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tanah bertekstur pasir sebagai media pertumbuhan tanaman karet melalui peningkatan agregasi, retensi air dan hara dengan memanfaatkan bakteri penghasil eksopolisakarida. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu isolasi dan seleksi, karakterisasi dan identifikasi, pengujian agregasi di laboratorium dan tanaman karet. Hasil penelitian ini ditemukan 112 isolat yang diisolasi dari rhizosfer tanaman karet, hutan sekunder dan semak belukar (masing-masing RB, HS, SB) dari sampel tanah PT. Hutan Ketapang Industri, Ketapang, Kalimantan Barat. Berdasarkan pengamatan morfologi koloni adalah isolat menghasilkan bakteri exopolisakarida yang mampu menghasilkan lendir yang tebal dan lebar. Hasil pengujian pada media cair ATCC 14 diperoleh tiga isolat potensial dalam menghasilkan exopolisakarida, yaitu isolat RB292 (7.53 mg mL-1), RB51 (7.55 mg mL-1) dan RB241 (7.59 mg mL-1) dengan 2% sumber karbon sukrosa dan meningkatkan kemantapan agregat tanah sangat nyata dengan nilai indek kemantapan agregat tanah 41.01%-47.87% meningkat dari 30.61% dengan penambahan bahan organic sebesar 2%. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan bahwa ketiga isolat tersebut adalah Burkholderia anthina, Klebsiella sp dan Klebsiella pneumoniae. Penggunaan Klebsiella sp untuk agregasi pasir terbukti efektif dalam pembentukan agregasi pada tanah dengan kadar pasir 91,70%. dan meningkatkan pertumbuhan tanaman karet dengan perlakuan 100% NPK dan tanpa perlakuan NPK pada tanaman umur 2 bulan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93823
      Collections
      • MT - Agriculture [3994]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository