Show simple item record

dc.contributor.advisorGunawan, Andi
dc.contributor.advisorMugnisjah, Wahju Qamara
dc.contributor.authorRahmandari, Adlia Vidya
dc.date.accessioned2018-09-08T04:16:08Z
dc.date.available2018-09-08T04:16:08Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93620
dc.description.abstractLanskap kampus mencerminkan identitas dan karakter suatu perguruan tinggi. Kebutuhan aksesibilitas masyarakat berupa jalur pedestrian di jalan lingkar akademik Kampus IPB Dramaga, Bogor, perlu disediakan terutama untuk mewujudkan kehidupan kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini juga bermanfaat agar masyarakat dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan nyaman, aman, dan mudah. Selain itu, keberadaan jalur hijau di tepi jalur pedestrian dapat memberikan manfaat sebagai koridor jejaring ekologis untuk memudahkan pergerakan burung dan penghubung habitat burung. Serta dapat meningkatkan kualitas estetika jalur pedestrian di dalam kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi jalur pedestrian dan kondisi koridor jejaring ekologis, menganalisis kualitas estetika pada lanskap jalur pedestrian berbasis koridor jejaring ekologis, mengetahui korelasi antara kondisi jalur pedestrian, kondisi koridor jejaring ekologis, dan kualitas estetika, serta menyusun rekomendasi konsep desain jalur pedestrian berbasis koridor jejaring ekologis yang sesuai untuk Kampus IPB Dramaga. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar periksa (ceklist) untuk menilai kondisi jalur pedestrian dan koridor jejaring ekologis, Scenic Beauty Estimation (SBE) untuk mengetahui kualitas estetika jalur pedestrian, Indeks Keragaman Shannon Wiener untuk mengetahui keragaman vegetasi dan satwa burung, dan uji Rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara variabel kondisi jalur pedestrian, kondisi koridor jejaring ekologis, dan kualitas estetika. Hasil dari penelitian ini menunjukan kualitas jalur pedestrian di jalur lingkar akademik dalam kondisi cukup sesuai dan kurang sesuai. Segmen jalur yang memiliki jalur hijau pembatas antara jalur pedestrian dan badan jalan, serta sudah terpenuhi sebagian kriteria standar jalur pedestrian dinilai cukup sesuai. Dan segmen jalur yang tidak tersedia jalur pedestrian dinilai kurang sesuai. Kualitas koridor jejaring ekologis sudah dapat menjadi koridor pergerakan satwa burung yang ditunjukkan dengan kualitas yang sesuai dan cukup sesuai. Jalur pedestrian dengan kualitas estetika yang sangat tinggi dicirikan dengan kerapihan karakteristik pedestrian dan keberadaan vegetasi yang dominan. Jalur pedestrian dengan kualitas estetika sedang dicirikan dengan kurangnya keberadaan vegetasi, keberadaan bangunan yang memberikan kesan gersang dan panas, serta penggunaan jalur pedestrian sebagai area parkir. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara aspek kualitas jalur pedestrian, kualitas koridor jejaring ekologis, dan kualitas estetika. Antara aspek kualitas jalur pedestrian terhadap kualitas koridor jejaring ekologis menunjukkan kecenderungan hubungan yang negatif. Hubungan antara kualitas jalur pedestrian dengan kualitas estetika serta hubungan antara kualitas koridor jejaring ekologis dengan kualitas estetika menunjukkan kecenderungan hubungan yang positif. Konsep desain jalur pedestrian berbasis koridor jejaring ekologis dapat diterapkan dengan menyediakan jalur pedestrian dan koridor jejaring ekologis yang menerus dan sesuai standar, mempertahankan dan meningkatkan keragaman vegetasi yang dapat memberikan manfaat untuk satwa burung, dan menyediakan papan interpretasi sebagai sumber informasi dan peringatan mengenai keberadaan satwa di dalam kampus. Rekomendasi konsep jalur pedestrian yang diusulkan terdapat lima jenis yaitu K1, K2.1, K2.2, K3.1, dan K3.3. Dalam penerapan konsepkonsep jalur pedestrian ini di dalam Kampus IPB Dramaga terdapat beberapa pertimbangan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan seperti ketersediaan lahan untuk pengembangan, kecepatan kendaraan bermotor, atau pertimbangan untuk mengembangkan pedestrian yang sudah ada. Selain itu, untuk pembangunan kampus yang berkelanjutan juga dibuatkan konsep manajemen air limpasan di jalur pedestrian dengan meminimalisir penggunaan permukaan kedap air dan membangun sumur-sumur resapan atau drainase resapan air hujan di bawah jalur pedestrian.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcLandscape Arcitechtureid
dc.subject.ddcCampus Landscapeid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleKonsep Desain Jalur Pedestrian Berbasis Koridor Jejaring Ekologis di Kampus IPB Dramaga, Bogorid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordjalur pedestrianid
dc.subject.keywordjejaring ekologisid
dc.subject.keywordkonsep desainid
dc.subject.keywordkoridor jejaring ekologisid
dc.subject.keywordlanskap kampusid
dc.subject.keywordScenic Beauty Estimationid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record