Biologi dan Perkembangan Populasi Pectinophora gossypiella (Saunders) pada Tujuh Varietas dan Galur Kapas

Date
1995Author
Rizal, Molide
Sosromarsono, Soemartono
Wardojo, Sidarto
Manuwoto, Syafrida
Rauf, Aunu
Musa, Syarkani
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui biologi dan perkembangan populasi ulat buah merah kapas (UBMK), Pectinophora gossypiella (Saunders) (Lepidoptera: Gelechiidae) pada tujuh varietas dan galur kapas. Telah dilakukan percobaan untuk mengetahui: 1) biologi dan preferensi oviposisi UBMK, 2) Statistik demografi UBMK, 3) kelimpahan populasi UBMK dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dan 4) ketahanan varietas dan galur terhadap UBMK. Varietas dan galur kapas yang digunakan beserta karakter resistensi yang dimilikinya adalah SRT-1 (rambut lebat), STV-825 (tidak bernektar), SIOKRA (daun menjari, KI-111 (permukaan licin), GM5U/2/4 (rambut lebat, tidak bernektar, antibiosis), 87002/7/6/1 (rambut lebat, daun menjari) dan DPL-61 (pembanding rentan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama stadia dan siklus hidup UBMK pada varietas dan galur yang mengandung gen resisten lebih panjang, ukurannya lebih kecil dan keperidiannya lebih rendah dibanding varietas DPL-61. pertumbuhan dan perkembangan UBMK pada buah kapas lebih baik dan berbeda nyata dengan pada pada kuncup bunga. Resistensi pada varietas dan galur yang diuji tidak berpengaruh nyata terhadap preferensi peneluran oleh imago UBMK. Statistik demografi, kelimpahan populasi UBMK pada varietas dan galur kapas pembawa karakter resisten, tidak berbeda nyata dengan DPL-61. Pada suhu 25.11 – 34.54 0 C dan kelembaban nisbi 51.90 – 83 persen di lab, populasi UBMK rata-rata bertambah dengan laju reproduksi bersih (Ro) = 40.84 kali/generasi. Galur GM5U/2/4 relatif tahan terhadap UBMK sedang varietas dan galur kapas lainnya rentan terhadap hama tersebut

