Show simple item record

dc.contributor.advisorBudi, Sri Wilarso
dc.contributor.advisorPamoengkas, Prijanto
dc.contributor.authorJayani, Faradila Mei
dc.date.accessioned2018-08-27T06:01:15Z
dc.date.available2018-08-27T06:01:15Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92746
dc.description.abstractPenambangan pasir silika yang dilakukan secara terbuka menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti menurunnya tingkat kesuburan tanah, menurunnnya pH tanah, dan meningkatnya kandungan unsur tertentu yang bersifat toksik bagi tanaman seperti Al, Fe, Cu, dan Zn. Perbaikan tanah pascatambang pasir silika dapat dilakukan dengan penambahan amelioran tanah dan MycoSilvi. MycoSilvi merupakan inokulum Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang diperkaya dengan Mycorrhizal Helper Bacteria (MHBs). Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis respons pertumbuhan bibit Samanea saman, Falcataria moluccana, dan Cassia siamea hasil penambahan amelioran tanah dan MycoSilvi pada media tanah pascatambang pasir silika. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan petak terbagi (split pot design) yang terdiri atas dua faktor perlakuan yaitu MycoSilvi dan amelioran tanah. Petak utama berupa MycoSilvi yang terdiri atas 2 taraf yaitu tanpa MycoSilvi dan dengan MycoSilvi. Anak petak berupa penambahan amelioran tanah yang terdiri atas 6 taraf (kompos 0 g, kapur 0 g; kompos 0 g, kapur 3.6 g; kompos 0 g, kapur 7.2 g; kompos 32.5 g, kapur 0 g; kompos 32.5 g, kapur 3.6 g; kompos 32.5 g, kapur 7.2 g). Interaksi faktor MycoSilvi dan amelioran tanah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, diameter, biomassa, laju fotosintesis, kandungan klorofil, persentase kolonisasi mikoriza, pH tanah, dan nisbah pucuk akar bibit Samanea saman, Falcataria moluccana, dan Cassia siamea. Perlakuan MycoSilvi dan amelioran tanah berupa kompos 32.5 g dan kapur 7.2 g menghasilkan pertumbuhan tinggi, diameter, biomassa, laju fotosintesis, kandungan klorofil, dan nisbah pucuk akar bibit Samanea saman, Falcataria moluccana, dan Cassia siamea paling besar dibandingkan dengan perlakuan lain.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcSilvicultureid
dc.subject.ddcMycosilviid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleRespons Pertumbuhan Tanaman Kehutanan terhadap Penambahan Amelioran Tanah dan MycoSilvi pada Media Tanah Pascatambang Pasir Silika.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordamelioran tanahid
dc.subject.keywordMycoSilviid
dc.subject.keywordtanah pascatambang pasir silikaid
dc.subject.keywordtanaman kehutananid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record