Show simple item record

dc.contributor.advisorSuryaningtyas, Dyah Tjahyandari
dc.contributor.advisorDarmawan
dc.contributor.authorRosalina, Febrianti
dc.date.accessioned2018-05-11T02:52:50Z
dc.date.available2018-05-11T02:52:50Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92203
dc.description.abstractTerak nikel dan senyawa humat merupakan bahan-bahan alternatif pembenah tanah yang dapat digunakan karena memiliki potensi dan karakteristik kimia yang mampu mendukung perbaikan kualitas lahan pertanian, khususnya perbaikan sifat kimia tanah Podzolik Merah Kuning (PMK). Akan tetapi, kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan terak nikel di bidang pertanian karena terak nikel yang merupakan limbah dari peleburan bijih nikel ini termasuk kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Pemanfaatan B3 harus mengikuti Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 yaitu dengan melakukan uji Toxicity Characteristic Leaching Prosedure (TCLP) terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh terak nikel dan senyawa humat sebagai bahan amelioran dalam memperbaiki sifat-sifat kimia tanah Podsolik Merah Kuning terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays) dan beberapa unsur hara dalam tanaman serta terhadap kandungan logam berat dalam tanah dan tanaman. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan yaitu percobaan inkubasi dan percobaan pot di rumah kaca dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis terak nikel (T) dengan 4 taraf yaitu 0, 8, 12, dan 16 ton/ha (Muna 2012), sedangkan faktor kedua adalah dosis senyawa humat (H) dengan 3 taraf yaitu 0, 15 dan 30 liter/ha (Oklima 2014) masing-masing dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Data pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada taraf α=5%. dan apabila berpengaruh nyata selanjutnya dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada percobaan inkubasi pemberian terak nikel mampu meningkatkan pH tanah, C-organik, K-dd, Mg-dd, N-total, P-tersedia, ketersediaan unsur mikro Cu serta menurunkan H-dd tanah PMK. Sedangkan pada percobaan pot, terak nikel juga mampu meningkatkan pH, K-dd, Mg-dd, KTK, ketersediaan unsur mikro Cu serta mampu menurunkan kadar Al-dd dan H-dd tanah PMK. Kadar logam berat yang terkandung dalam tanah setelah pemberian terak nikel dan senyawa humat masih berada pada batas normal yang dipersyaratkan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcSoil Agrotechnologyid
dc.subject.ddcHumicid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titlePotensi Terak Nikel dengan Penambahan Senyawa Humat sebagai Amelioran pada Tanah Podsolik Merah Kuning Gajrugid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordlogam beratid
dc.subject.keywordsenyawa humatid
dc.subject.keywordtanah masamid
dc.subject.keywordterak nikelid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record