Show simple item record

dc.contributor.advisorNasrullah, Nizar
dc.contributor.advisorSulistyantara, Bambang
dc.contributor.authorDwirahmawati, Farida
dc.date.accessioned2018-05-11T02:15:36Z
dc.date.available2018-05-11T02:15:36Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92202
dc.description.abstractPolusi udara meningkat pesat dan menjadi masalah serius di hampir semua negara, termasuk negara-negara berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, polusi emisi nitrogen oksida (NOx) akibat kendaraan menjadi isu penting di beberapa negara di dunia. Sebagai bentuk persimpangan yang tidak sebidang (bertingkat), dan merupakan titk temu dari beberaa ruas jalan, volume kendaraan di simpang susun dapat berlipat sehingga menyumbang polusi udara yang besar di perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dispersi polutan gas NO2 di lokasi bervegetasi dan di lokasi terbuka serta untuk menganalisis pengaruh kecepatan angin lokal dan volume lalu lintas dengan konsentrasi konsentrasi NO2 pada sekitar simpang susun. Penelitian dilakukan di Simpang Susun Cikunir, yang merupakan persimpangan antara ruas Jalan Tol JORR E1 (segmen Taman Mini- Cikunir), JORR E2 (Cikunir-Cakung), dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Konsentrasi gas NO2 diukur pada titik 0 m, 10 m, dan 75 m dari bahu jalan dan pada titik 1.5 m di atas permukaan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi NO2 pada lokasi bervegetasi adalah sebesar 33.68 μg/m3, sedangkan pada lokasi terbuka didapatkan rata-rata konsentrasi NO2 sebesar 94.05 μg/m3. Hasil uji beda nyata menggunakan Independent sample T test menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi NO2 di lokasi bervegetasi berbeda nyata dengan ratarata konsentrasi NO2 di lokasi terbuka . Pada lokasi bervegetasi, rata-rata konsentrasi pada jarak 0 m dari jalan adalah 35,91 μg/m3, meningkat pada titik 10 m (38,02 μg / m3) dan menurun secara drastis pada jarak 75 m (27,12 μg/m3). Konsentrasi rata-rata NO2 pada jarak 0 m dari jalan di lokasi terbuka mencapai 145,63 μg/m3 dan mengalami penurunan pada jarak 10 m (87,79 μg/m3), serta menurun kembali pada jarak 75 m dari bahu jalan (51,72 μg/m3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kendaraan dan kecepatan angin berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi NO2 di lokasi penelitian. Dalam penelitian ini, peningkatan kecepatan angin secara signifikan mengurangi konsentrasi NO2, sedangkan peningkatan volume kendaraan secara signifikan meningkatkan konsentrasi NO2 di sekitar jalan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcLandscapesid
dc.subject.ddcTransportationid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleSebaran Polutan NO2 akibat Aktivitas Transportasi pada Simpang Susunid
dc.typeThesisid
dc.subject.keyworddispersiid
dc.subject.keywordjalur hijau jalanid
dc.subject.keywordNO2id
dc.subject.keywordpolutan gasid
dc.subject.keywordsebaran polutanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record