Show simple item record

dc.contributor.advisorKusnanto, Ali
dc.contributor.advisorSianturi, Paian
dc.contributor.authorWicaksono, Lutfi Dwi
dc.date.accessioned2018-04-20T07:58:36Z
dc.date.available2018-04-20T07:58:36Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92088
dc.description.abstractTuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan banyak korban di dunia. Umumnya, peneliti membuat model matematika untuk mempelajari penyebaran penyakit ini. Pada karya ilmiah ini digunakan model SEIR penyakit tuberkulosis yang dikembangkan oleh Wangari et al. (2016) dengan mengelompokkan populasi menjadi empat subpopulasi, yakni subpopulasi rentan (��), subpopulasi terpapar (��), subpopulasi terinfeksi (��), dan subpopulasi sembuh (��). Model SEIR ini memiliki dua titik tetap, yaitu titik tetap tanpa penyakit (��0) dan titik tetap endemi ( ��∗ ). Analisis kestabilan bagi titik tetap menghasilkan bilangan reproduksi dasar (ℛ0). Jika ℛ0 < 1 maka titip tetap tanpa penyakit akan bersifat stabil di sekitar ��0, sedangkan jika ℛ0 > 1 maka titik tetap endemi akan bersifat stabil di sekitar ��∗. Dinamika populasi dibagi menjadi tiga kasus sesuai dengan besarnya nilai �� yang dipilih. Nilai �� yang berubah-ubah ini menyebabkan perubahan kestabilan titik tetap dan memunculkan kasus bifurkasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMathematicsid
dc.subject.ddcSEIRid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePengeruh Tingkat Kontak Efektif per-Kapita Manusia terhadap Model SEIR Penyakit Tuberkulosisid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordTuberkulosisid
dc.subject.keywordmodel SEIRid
dc.subject.keywordbifurkasiid
dc.subject.keywordbifurkasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record