Show simple item record

dc.contributor.advisorSupramana
dc.contributor.authorPurnamasari, Rizki
dc.date.accessioned2018-04-20T03:25:41Z
dc.date.available2018-04-20T03:25:41Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91903
dc.description.abstractPadi adalah bahan makanan pokok bagi lebih dari separuh penduduk dunia. Salah satu penyakit pada padi adalah pucuk putih yang disebabkan oleh nematoda Aphelenchoides besseyi. Nematoda dapat bertahan hidup pada benih padi selama 2-3 tahun di penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan benih terhadap populasi A. besseyi dan vigor tanaman padi. Penelitian dilakukan pada kultivar Ciherang, Inpari 1, dan Inpari 6 yang disimpan di gudang sejak tahun 2014, 2015, dan 2016. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Peubah yang diamati adalah populasi nematoda, kejadian penyakit pucuk putih, daya berkecambah, tinggi bibit, dan berat kering angin bibit. Lama penyimpanan benih padi menyebabkan penurunan jumlah A. besseyi. Penyimpanan benih padi hingga 3 tahun tidak menyebabkan penurunan viabilitas A.besseyi walaupun mengurangi daya berkecambah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcPlant protectionid
dc.subject.ddcParasiteid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titlePengaruh Lama Penyimpanan Benih terhadap Populasi Nematoda Aphelenchoides besseyi Christie dan Vigor Bibit Padiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworddaya berkecambahid
dc.subject.keywordpertumbuhan bibitid
dc.subject.keywordpopulasi nematodaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record