Show simple item record

dc.contributor.advisorGunawan, Andi
dc.contributor.authorPermana, Setia
dc.date.accessioned2018-03-08T01:44:33Z
dc.date.available2018-03-08T01:44:33Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91147
dc.description.abstractJakarta mengalami kemajuan pesat yang menjadikannya sebagai kota jasa sehingga dibutuhkan pemusatan kegiatan perdagangan dan jasa yang dikenal dengan sebutan Central Business Disctrict (CBD). Keberadaan laskap pada kawasan CBD dapat menjadi bagian dari ruang terbuka hijau (RTH) yang berperan meningkatkan nilai ekologis kota dalam skala meso, salah satunya Sudirman Central Business Disctrict (SCBD). Pentingnya ruang terbuka hijau perkotaan perlu ditekankan dengan struktur alami untuk mempertahankan keragaman ekologi yang tinggi. Keberadaan satwa burung dapat meningkatkan fungsi ekologi perkotaan. Oleh karena itu perlu memberdayakan fungsi ruang terbuka sebagai habitat burung untuk menciptakan keseimbangan ekologis kota. Tujuan penelitian ini adalah mendesain ruang terbuka hijau sebagai habitat burung yang diharapkan dapat meningkatkan integritas antara kehidupan liar dengan aktivitas kehidupan manusia di kawasan bisnis yang berjalan seimbang. Ruang terbuka hijau Lot 17 SCBD berpotensi untuk dikembangkan sebagai area perlindungan penampungan (sink) burung. Area perlindungan terbagi menjadi dua ruang yaitu area bersarang dan area transisi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif melalui survei lapang dan studi pustaka. Konsep dasar yang digunakan adalah Eco-friendly bird park, yakni taman yang mampu menghadirkan interaksi secara langsung ataupun tidak langsung antara manusia dan burung tanpa mengurangi pemenuhan fungsi ekologi taman tersebut. Konsep desain mengaplikasikan aliran seni deco yang memiliki kesan dinamis dan bentuk plastis yang lentur. Kesan dinamis tersebut akan diterapkan dalam bentuk lengkungan pada pola–pola taman dan sirkulasi. Penerapan konsep ekologi dengan bentukan yang irregular dapat menciptakan kesan natural/alami. Keberadaan taman Lot 17 di kawasan SCBD dapat melunakkan kondisi sekitarnya yang mayoritas adalah gedung bertingkat. Pengunjung dapat mengamati burung yang berada pada kanopi pohon dengan menggunakan fasilitas teropong binokuler yang diletakkan pada deck view dan canopy tree rail.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcLandscape Architectureid
dc.subject.ddcOpon Spaceid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcdi Jakarta Selatanid
dc.titleDesain Ekologis Ruang Terbuka Hijau di Sudirman Central Business District (SCBD) sebagai Habitat Burungid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordarea penampunganid
dc.subject.keywordarea perlindunganid
dc.subject.keyworddaya tarik burungid
dc.subject.keywordlanskap perkotaanid
dc.subject.keywordtaman kotaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record