Show simple item record

dc.contributor.advisorIndrawati, Agustin
dc.contributor.advisorWibawan, I Wayan Teguh
dc.contributor.authorScorvianti, Novita Dewi
dc.date.accessioned2018-02-22T03:25:39Z
dc.date.available2018-02-22T03:25:39Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91021
dc.description.abstractImportasi sapi asal Australia melalui pelabuhan Tanjung Priok secara rutin masuk ke Indonesia, hal ini perlu dilakukan kajian mengenai adanya cemaran bakteri patogen Escherichia coli O157:H7 dan salmonella spp melalui feses sapi serta kajian resistensinya terhadap antibiotik. Sebanyak 100 sampel feses sapi impor asal Australia dikoleksi secara acak dari 3 Instalasi Karantina Hewan (IKH). Penelitian dilakukan selama bulan Juli 2016 sampai Juni 2017. Pengujian dilakukan dengan metode konvensional yaitu isolasi dan identifikasi bakteri Escherichia coli O157:H7 dan salmonella spp, pengujian Escherichia coli dilanjutkan dengan identifikasi serotipe Escherichia coli O157:H7 dengan menumbukan isolat Escherichia coli ke media Broth O157 dan dikonfirmasi menggunakan media SMAC dan uji menggunakan kit Crystal Violet Coaglutination (CVC), setelah itu isolat Escherichia coli dan salmonella diuji juga menggunakan uji biokimiawi menggunakan mesin otomatis vitex 2 compact. Isolat Escherichia coli O157:H7 dan salmonella spp yang telah dideteksi kemudian diuji resistensinya terhadap beberapa antibiotik yaitu Ampicillin, Amoxicillin, Enrofloxacin Oxytetracycline, Erytromycin, Colistin. Sebanyak 100 sampel yang diuji menunjukkan hasil positif Escherichia coli dan salmonella enterica tetapi menunjukkan hasil negatif untuk pengujian serotipe E. coli O157:H7. Hasil penelitian isolat Escherichia coli telah resisten terhadap 6 macam antibiotik yaitu Ampicillin 45%, Amoxicillin 20%, Enrofloxacin 12%, Oxytetracycline 58%, Erytromycin 84% dan Colistin 50%, sedangkan hasil uji resistensi pada isolat salmonella enterica yaitu Ampicillin 42%, Amoxicillin 22%, Enrofloxacin 42%, Oxytetracycline 78%, Erytromycin 89% dan Colistin 56%. Hal ini menunjukkan adanya cemaran bakteri E.coli dan Salmonella enterica pada 100 sampel feses sapi impor asal Australia dan Tidak ditemukan adanya bakteri E. coli O157:H7 serta memberikan gambaran kewaspadaan adanya resistensi mikroorganisme tersebut terhadap beberapa antibiotik yang dapat menyebarkan bakteri Escherichia coli dan salmonella spp yang resisten terhadap antibiotik asal feses ke lingkungan dan berperan menyebarkan gen resisten ke bakteri lain.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMedical microbiologyid
dc.subject.ddcMedical microbiologyid
dc.subject.ddcE.Coliid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleKajian keberadaan Escherichia coli O157:H7 dan Salmonella spp pada feses sapi impor asal Australia serta pola resistensinya terhadap antibiotikid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordE.coliid
dc.subject.keywordE.coli O157:H7id
dc.subject.keywordsalmonella sppid
dc.subject.keywordfesesid
dc.subject.keywordResistensi Antibiotikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record