Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayat, Yayat
dc.contributor.advisorBaskoro, Dwi Putro Tejo
dc.contributor.authorArum, Nawang
dc.date.accessioned2018-02-02T01:54:19Z
dc.date.available2018-02-02T01:54:19Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90375
dc.description.abstractPenggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuan lahan akan memicu kerusakan lahan. Penyebab utama terjadinya kerusakan lahan adalah erosi terutama pada lahan-lahan berlereng curam dengan kemampuan lahan rendah yang digunakan untuk pertanian. Permasalahan erosi yang terus dibiarkan akan berdampak negatif bagi keberlanjutan pertanian di daerah tersebut. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan lahan dan mengkaji arahan pertanian konservasi untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian dilakukan di Kecamatan Bumiaji. Penelitian dimulai dengan membuat satuan lahan melalui overlay peta tanah, peta kelas lereng, dan peta penggunaan lahan yang menghasilkan 17 satuan lahan. Pada setiap satuan lahan kemudian dilakukan penilaian kemampuan lahan dan perhitungan erosi. Kemampuan lahan di analisis menggunakan sistem klasifikasi USDA, sedangkan erosi dihitung menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan rumus A=RKLSCP. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas kemampuan lahan di Kecamatan Bumiaji adalah kelas II, III, IV, VI dan VII dengan luasan masing-masing 1901 ha, 2479 ha, 6289 ha, 1494 dan 97 ha. Penggunaan lahan eksisting umumnya sudah sesuai dengan kelas kemampuan lahan. Penutupan lahan hutan menempati lahan kelas IV, VI dan VII, sedangkan lahan pertanian menempati kelas II dan III. Hasil predikisi erosi menunjukkan bahwa areal yang memiliki nilai erosi yang lebih tinggi daripada nilai erosi yang ditoleransikan adalah seluas 2092 ha. Pada areal ini perlu arahan tindakan konservasi dan penggunaan lahan yang lebih baik agar laju erosi pada lahan tersebut dapat ditekan menjadi lebih kecil dari erosi yang ditoleransi. Tindakan konservasi yang perlu diterapkan antara lain teras bangku konstruksi baik, penanaman menurut kontur, guludan, dan pemberian mulsa. Pengelolaan tanaman yang dapat dilakukan adalah merotasi tanaman pada lahan tegalan dan meningkatkan kerapatan tajuk tanaman pada penggunaan lahan kebun campuran.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcSoil Sciencesid
dc.subject.ddcConservation Farmingid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcKota Batu, Jawa Timurid
dc.titlePerencanaan Pertanian Konservasi di Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Jawa Timur.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpertanian konservasiid
dc.subject.keywordkemampuan lahanid
dc.subject.keyworderosi tanahid
dc.subject.keywordUSLEid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record