View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keefektifan in vitro Sediaaan Lima Jenis Tumbuhan terhadap Cendawan Patogen Asal Tanaman Padi.

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (11.40Mb)
      Date
      2017
      Author
      Rodliyatun, Siti
      Tondok, Efi Toding
      Prijono, Djoko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Padi merupakan komoditas pangan pokok yang penting. Komoditas padi akan tetap menjadi bagian dari sektor pertanian yang strategis, baik dari segi ekonomi maupun sosial, sehingga menjadi prioritas pengembangan dibandingkan komoditas lain. Penggunaan bahan-bahan tumbuhan sebagai fungisida nabati sebagai alternatif dari fungisida sintetik dalam mengendalikan patogen asal tanaman padi masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan in vitro sediaan lima jenis tumbuhan terhadap cendawan patogen asal tanaman padi. Uji daya hambat fungisida nabati terhadap patogen asal padi dilakukan dengan metode peracunan media. Pada uji pendahuluan dengan konsentrasi 1% minyak atsiri cengkih dan serai wangi serta ekstrak daun sirih menghambat 100% pertumbuhan cendawan Aspergillus, Colletotrichum, Curvularia, Fusarium, Penicillium, Rhizoctonia, dan Rhizopus. Daya hambat dari ekstrak rimpang kencur dan kunyit berkisar dari 70% hingga 100%, dan daya hambat mankozeb pada konsentrasi 2 g/l berkisar dari 73% sampai 100%. Pada konsentrasi 1% minyak atsiri serai wangi, ekstrak rimpang kencur, ekstrak daun sirih dan mankozeb menghambat Pyricularia oryzae 100%. Pada taraf konsentrasi yang menghambat pertumbuhan cendawan 50% (IC50), ekstrak rimpang kencur, minyak atsiri cengkih dan serai wangi lebih efektif menghambat P. oryzae dibandingkan dengan mankozeb, tetapi pada IC95 hanya minyak atsiri serai wangi yang lebih efektif dibandingkan dengan mankozeb. Pada uji perkecambahan benih, minyak atsiri cengkih 500 dan 1000 ppm lebih efektif dalam menghambat cendawan pada benih padi namun bersifat fitotoksik. Ekstrak rimpang kencur pada konsentrasi yang sama kurang efektif dibandingkan dengan mankozeb 0.5 dan 1 g/l, tetapi tidak menghambat perkecambahan benih padi bila dibandingkan dengan kontrol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89824
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository