View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Zonasi Tingkat Kerawanan Kebakaran di Lahan Gambut (Studi Kasus : PT. Bumi Sawit Sejahtera - Kalimantan Barat).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (17.03Mb)
      Date
      2017
      Author
      Nivo, Sherly Gustia
      Risdiyanto, Idung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lahan gambut lebih rentan terhadap kebakaran dari pada tanah mineral karena terdiri dari lapisan organik. Pemantauan kebakaran hutan dan lahan terutama lahan gambut dapat dilakukan dengan memanfaatkan remote sensing. Pemantauan dilakukan dengan menyediakan informasi tingkat kerawanan kebakaran berdasarkan parameter fisik yang diturunkan dari data satelit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh peta tingkat kerawanan kebakaran di PT. Bumi Sawit Sejahtera (BSS) sebagai salah satu upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Parameter fisik yang diturunkan dari data satelit yang digunakan untuk pembuatan zonasi antara lain suhu permukaan, tutupan lahan, kemiringan lahan, indeks vegetasi, dan indeks kelembaban. Jenis tutupan lahan di PT. BSS sebagai wilayah kajian dibedakan menjadi tutupan semak, belukar, lahan terbuka, dan hutan sekunder dan telah divalidasi melalui pengambilan data lapang. Nilai suhu permukaan yang diturunkan dari data satelit adalah 25.3oC sampai 39.6oC, nilai suhu udara adalah 17.4oC sampai 38.5oC, nilai kelembaban relatif 42% sampai 95%, nilai indeks vegetasi (NDVI) adalah -0.1 sampai 0.62, dan nilai indeks kelembaban adalah -0.16 sampai 0.45. Penentuan zona tingkat kerawanan dengan cara memberikan bobot pada parameter yang mempengaruhi dan memberikan skor untuk setiap interval di semua parameter. Skor terkecil (1) diberikan untuk kelas yang menunjukkan kerawanan tertinggi terhadap kebakaran dibandingkan skor di bawahnya, dan skor terbesar (5) untuk kelas tidak rawan. Zona yang diperoleh pada wilayah kajian terdapat tiga tingkat kerawanan kebakaran yaitu tingkat sangat rawan, rawan, dan sedang, dengan tingkat kerawanan yang dominan adalah tingkat kerawanan sedang (5272.8 ha / 52.4%) dan rawan (4034.9 ha / 40.1%), dan tingkat kerawanan yang paling sedikit terdapat di wilayah kajian adalah tingkat sangat rawan (744.5 ha / 7.4%). Berdasarkan kondisi di lapangan, tutupan lahan belukar memiliki tingkat kerawanan tertinggi karena memiliki suhu permukaan yang tinggi, kelembaban yang rendah dan kecepatan angin yang cenderung rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89683
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1719]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository