Show simple item record

dc.contributor.advisorMohamad, Kusdiantoro
dc.contributor.advisorFahrudin, Mokhamad
dc.contributor.authorKordinata, Edwin
dc.date.accessioned2018-01-12T02:23:07Z
dc.date.available2018-01-12T02:23:07Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89094
dc.description.abstractJintan hitam (Nigella sativa) banyak digunakan sebagai obat tradisional. Timokuinon, salah satu kandungan utama dalam minyak esensial dari jintan hitam, telah dilaporkan memiliki beberapa efek farmakologis, seperti antioksidan, antikanker, antiarterosklerosis, dan antiinflamasi. Meskipun demikian, toksisitas timokuinon masih terbatas pada hewan uji rodensia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji toksisitas akut timokuinon dan menganalisis abnormalitas pada embrio ikan zebra. Pengujian toksisitas mengunakan metode fish embryo acute toxicity test dari OECD dengan konsentrasi timokuinon yang diujikan yaitu 0.5 μM, 1.0 μM, 1.5 μM, 2.0 μM, 2.5 μM, dan 3.0 μM. Nilai probit kematian embrio dianalisis untuk menentukan LC50 dan abnormalitas mayor ditentukan dengan persentase ≥ 50%. Hasil penelitian menunjukkan toksisitas yang tinggi dengan nilai LC50 sebesar 3.09 μM. Abnormalitas mayor yang terjadi akibat paparan timokuinon adalah kelainan pada sumbu tubuh (79.25%), kantung kuning telur (75.51%), dan notokorda (60.38%). Dapat disimpulkan bahwa timokuinon memiliki potensi sitotoksik yang tinggi dan menyebabkan abnormalitas yang spesifik pada embrio ikan zebra.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcPharmacologyid
dc.subject.ddcHerbsid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleToksisitas Akut Timokuinon terhadap Embrio Ikan Zebra (Danio rerio).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordembriotoksisitasid
dc.subject.keywordLC50id
dc.subject.keywordNigella sativaid
dc.subject.keywordnotokordaid
dc.subject.keywordsumbu tubuhid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record