Show simple item record

dc.contributor.advisorLukman, Denny Widaya
dc.contributor.advisorSudawanto, Mirnawati
dc.contributor.authorKalanjati, Woro Wulandari
dc.date.accessioned2018-01-08T05:00:46Z
dc.date.available2018-01-08T05:00:46Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88619
dc.description.abstractRumah potong hewan unggas (RPHU) memiliki peran penting dalam penyebaran bakteri E. coli penghasil ESBL ke dalam rantai pasokan daging bagi konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi E. coli penghasil ESBL di lingkungan rumah pemotongan unggas di Bogor. Isolat E. coli penghasil ESBL (n=20) dikumpulkan dari 84 sampel lingkungan. Isolat yang diperoleh diidentifikasi menggunakan kit API 20E™. Sampel berasal dari tujuh titik pengambilan sampel yang berbeda dengan jangka waktu seminggu. ESBL dalam penelitian ini dikonfirmasi menggunakan kit MAST® D68C. Sebanyak 20 isolat E. coli penghasil ESBL diuji terhadap 18 agen antimikroba dengan metode disc diffussion dan interpretasi resistensi dilakukan sesuai pedoman Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI 2014). Isolat E. coli penghasil ESBL menunjukkan resistensi terhadap 18 agen antimikroba dan 100% isolat menunjukkan resistensi terhadap lebih dari 9 antibiotik (multiple-drug resistance). Isolat yang resisten pada antibiotik penisilin (100%), amoksisilin (100%), ampisilin (100%), sefotaksim (100%), sefpodosim (100%), seftazidim (100%), streptomisin (95%), gentamisin (85%), trimetoprim-sulfametoksazol (85%), tetrasiklin (70%), kanamisin (65%), siprofloksasin (60%), norfloksasin (55%), doksisiklin (45%), kolistin sulfat (45%), sefalotin (30%), neomisin (15%), dan polimiksin B (15%). Bakteri E. coli penghasil ESBL yang berasal dari lingkungan RPHU (n=20) ditemukan pada wadah karkas (20%), wadah jeroan (10%), lantai area penanganan karkas dan jeroan (25%), pisau (15%), air di bak penampungan (5%) dan mesin pencabut bulu (25%). Dengan ditemukannya bakteri resisten di lingkungan RPHU dapat menyebabkan terjadinya transmisi gen resistensi ke bakteri lain yang bisa menyebar ke karkas sehingga akan menimbulkan resistensi antibiotik yang berpotensi bahaya bagi manusia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnimal Husbandryid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleKeberadaan Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum β-Lactamase (ESBL) di Lingkungan Sentra Pemotongan Ayam Pondok Rumput Kota Bogor.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordResistensi antimikrobaid
dc.subject.keywordlingkunganid
dc.subject.keywordE. coli penghasil ESBid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record