Show simple item record

dc.contributor.advisorWijayanto, Nurheni
dc.contributor.advisorWulandari, Arum Sekar
dc.contributor.authorGumilar, Rummi Azahra
dc.date.accessioned2017-11-03T07:39:16Z
dc.date.available2017-11-03T07:39:16Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88307
dc.description.abstractSentang dan mindi merupakan jenis tanaman kehutanan yang potensial untuk dikembangkan dalam sistem agroforestri. Keduanya dapat dikombinasikan dengan berbagai komoditas pertanian, salah satunya adalah kedelai. Namun tanaman sentang dan mindi memiliki kekurangan karena mengandung zat alelopati dalam jaringan tubuhnya. Zat alelopati dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman lain melalui alelokimia, yaitu metabolit sekunder yang bersifat racun bagi tanaman lain. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa zat alelopati mampu menghambat perkecambahan dan pertumbuhan tanaman lain. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis kandungan alelokimia yang terdapat pada tanaman sentang dan mindi dan (2) menganalisis pengaruh pemberian ekstrak sentang dan mindi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Analisis kandungan alelokimia dilakukan dengan metode Pyrolisis GCMS di Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan (P3KKPHH) Bogor. Uji alelopati sentang dan mindi terhadap perkecambahan kedelai dilakukan dengan metode RAL (rancangan acak lengkap) 3 faktor. Faktor pertama adalah jenis tanaman sebagai bahan ekstrak (sentang dan mindi). Faktor kedua adalah bagian tanaman (akar, daun dan ranting) sentang dan mindi. Faktor ketiga adalah konsentrasi ekstrak (0% (kontrol), 1.25%, 2.5% dan 5%). Uji alelopati sentang dan mindi terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai dilakukan dengan rancangan petak-petak terpisah (split-split plot). Petak utama adalah jenis tanaman (sentang dan mindi). Anak petak adalah bagian tanaman (akar, daun dan ranting) sentang dan mindi. Anak-anak petak adalah konsentrasi ekstrak (0% (kontrol), 1.25%, 2.5%, dan 5%). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil analisis senyawa kimia menunjukkan bahwa sentang dan mindi mengandung senyawa alelokimia yang tergolong dalam alelokimia fenol, asam lemak, alkohol dan terpenoid. Ekstrak sentang dan mindi memperlihatkan penghambatan terhadap daya kecambah dan pertumbuhan radikula kecambah kedelai. Efek penghambatan terbesar diberikan oleh perlakuan ekstrak akar sentang 5% dan ekstrak ranting mindi 5%. Sementara itu pertumbuhan tinggi, perakaran dan produksi tanaman kedelai tidak dipengaruhi oleh pemberian ekstrak sentang dan mindi. Hal ini diduga karena konsentrasi ekstrak yang diberikan terlalu rendah dan pengaruh faktor lingkungan seperti curah hujan yang tinggi yang menyebabkan tercucinya zat alelopati di tanah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcForage Plantid
dc.subject.ddcSoybeanid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleAnalisis Alelopati Sentang (Azadirachta excelsa (Jack)) dan Mindi (Melia azedarach L.) serta Interaksinya dengan Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordagroforestriid
dc.subject.keywordalelopatiid
dc.subject.keywordAzadirachta excelsa Jack.id
dc.subject.keywordGlycine max (L.)id
dc.subject.keywordMerrilid
dc.subject.keywordMelia azedarach L.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record