Show simple item record

dc.contributor.advisorSobir
dc.contributor.advisorAisyah, Syarifah Iis
dc.contributor.authorKurniajati, Wulan Septiningtyas
dc.date.accessioned2017-07-19T07:09:57Z
dc.date.available2017-07-19T07:09:57Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87517
dc.description.abstractKarakter tanaman bawang merah yang sulit menghasilkan biji dan secara umum dibudidayakan menggunakan umbi menyebabkan keragaman tanaman tersebut rendah. Induksi mutasi dengan sinar gamma sudah banyak dilakukan untuk meningkatkan keragaman tanaman. Penelitian bertujuan untuk 1) menentukan radiosensitivitas umbi dan biji bawang merah akibat iradiasi sinar gamma, 2) mempelajari pertumbuhan tanaman yang berasal dari bahan tanam umbi dan biji setelah iradiasi sinar gamma dan 3) mengkaji pengaruh sinar gamma dalam meningkatkan keragaman tanaman. Percobaan yang dilakukan meliputi 1) radiosensitivitas biji dan umbi bawang merah terhadap iradiasi sinar gamma, 2) analisis morfologi tanaman bawang merah generasi kedua hasil iradiasi sinar gamma, dan 3) analisis molekuler dengan marka random amplified polymorphism DNA (RAPD) pada bawang merah generasi keempat hasil iradiasi. Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan : (1) Radiosensitivitas bawang merah terhadap iradiasi sinar gamma berbeda antar varietas dan bahan tanam yang digunakan. Biji varietas Trisula lebih tidak sensitif terhadap iradiasi dibandingkan biji varietas Batu Ijo dan Bim Brebes. Nilai LD50 biji varietas Bima Brebes adalah 75.26 Gy, Bali Karet adalah 87.31 Gy, dan Trisula adalah 165.8 Gy, sedangkan nilai LD50 umbi Bima Brebes adalah 7.55 Gy. Umbi bawang merah lebih sensitif dibandingkan biji (2) Iradiasi mampu menstimulasi pertumbuhan tanaman pada varietas Trisula, tetapi menghambat pertumbuhan pada varietas Bima Brebes asal biji. Stimulasi pertumbuhan tanaman pada umbi terutama pada dosis mendekati LD20, yaitu 2 Gy, dan dosis yang mendekati LD50, yaitu 10 Gy. Peningkatan keragaman yang terbentuk tidak selalu diikuti oleh sebaran nilai karakter-karakter kuantitatif (3) Ketidakmiripan antara tanaman hasil iradiasi dengan kontrol pada varietas Trisula adalah 0.19-0.35, pada varietas Bima Brebes biji adalah 0.21 dan umbi adalah 0.16-0.43. Analisis hubungan genetik menunjukkan terdapat dua tanaman hasil iradiasi yang berbeda kelompok dengan kontrol dan tanaman hasil iradiasi lain. (4) Perakitan keragaman pada bawang merah bisa dilakukan menggunakan umbi maupun biji. Penggunaan umbi lebih efektif dibandingkan biji mengingat kualitas biji bawang merah yang kurang baik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEdible tubersid
dc.subject.ddcOnionid
dc.subject.ddc2014id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePerakitan Keragaman Bawang Merah (Allium cepa L. kelompok Aggregatum) dengan Induksi Mutasi Sinar Gamma.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordbawang merahid
dc.subject.keywordkeragamanid
dc.subject.keywordmutasiid
dc.subject.keywordbijiid
dc.subject.keywordumbiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record