Show simple item record

dc.contributor.authorSulistyo, Budi
dc.date.accessioned2010-04-27T04:16:09Z
dc.date.available2010-04-27T04:16:09Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8661
dc.description.abstractPeranan industri kecil di daerah tidak hanya sebagai salah satu instrumen kebijakan pemerintah untuk menghilangkan kesenjangan pendapatan/pembangunan antar wilayah tetapi juga sebagai alat pengembang ekonomi daerah. Kabupaten Demak memiliki industri kecil kerupuk yang berpotensi untuk berkembang. Secara teoritis, upah yang rendah pada usaha kecil akan meningkatkan permintaan tenaga kerjanya. Akan tetapi pada industri kecil kerupuk upah yang rendah menyebabkan rumahtangga mengalokasikan tenaga kerjanya (waktu kerja) ke luar usaha kerupuk, akibatnya penyerapan atau permintaan tenaga kerja pada indutri kecil ini berkurang. Penyerapan tenaga kerja per unit usaha yang rendah tersebut menyebabkan ketidakefisienan dalam penggunaan investasi per tenaga kerja. Akibatnya peran industri kecil kerupuk dalam penyerapan tenaga kerja (padat karya) belum tercapai.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subjectHousehold Economicid
dc.subjectCrackerid
dc.subjectSmall Industryid
dc.subjectEconometricid
dc.titleAnalisis Perilaku Ekonomi Rumahtangga Industri Kecil Kerupuk di Kabupaten Demak: Studi Kasus Desa Ngaluran dan Desa Karangasemid
dc.subject.keywordEconomics, Household economy


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record