Show simple item record

dc.contributor.advisorSuwarsinah, Heny Kuswanti
dc.contributor.advisorAdhi, Andriyono Kilat
dc.contributor.authorWindirah, Nola
dc.date.accessioned2017-05-24T03:48:54Z
dc.date.available2017-05-24T03:48:54Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85493
dc.description.abstractPotensi industri kerajinan di Kota Bogor masih terus berkembang, tercermin dari besarnya minat masyarakat terutama perempuan terhadap industri kerajinan hingga Bogor mampu menduduki posisi kedua dalam jumlah UKM dan posisi pertama pada penyerapan tenaga kerja dan investasi di Provinsi Jawa Barat. Namun, pendapatan yang diperoleh pengrajin belum menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini diduga karena tidak adanya peningkatan kinerja usaha yang disebabkan oleh perilaku kewirausahaan pada perempuan pengrajin. Selain itu, faktor internal dan eksternal juga mampu menyebabkan hasil pembentukan perilaku kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal terhadap perilaku kewirausahaan pada perempuan pengrajin, serta menganalisis pengaruh perilaku kewirausahaan terhadap kinerja usaha pada industri kerajinan di Kota Bogor. Analisis kedua hubungan tersebut menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2016 di Kota Bogor Provinsi Jawa Barat. Data utama merupakan data primer yang diperoleh dari kuisioner melalui teknik wawancara. Perempuan pengrajin yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 33 orang dengan kriteria 1) sebagai pemilik usaha, 2) sebagai anggota Dekranasda Kota Bogor, 3) memiliki produk jual di galeri Dekranasda Kota Bogor. Uji outer model menunjukkan bahwa indikator-indikator pada model telah terpercaya, tepat, konsisten, dan akurat dalam mengukur konstruk masing-masing. Oleh karena itu, model dalam penelitian telah layak untuk digunakan dalam menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal terhadap perilaku kewirausahaan, serta hubungan diantara perilaku kewirausahaan terhadap kinerja usaha pada industri kerajinan Kota Bogor. Indikator-indikator yang terdapat pada model berjumlah 20 indikator dengan masing-masing indikator untuk setiap konstruk yakni lima indikator pada faktor internal, empat indikator pada faktor eksternal, lima indikator pada perilaku kewirausahaan dan enam indikator pada kinerja usaha.Hasil penelitian menunjukkan faktor internal berpengaruh nyata dan positif terhadap perilaku kewirausahaan. Atribut faktor internal yaitu pendidikan, pengalaman, kepemilikan sarana dan prasarana dan persepsi terhadap usaha. Artinya setiap peningkatan yangterjadi pada pendidikan, pengalaman,kepemilikan sarana dan prasarana dan persepsi terhadap usaha mampu meningkatkan pula perilaku kewirausahaan pada perempuan pengrajin. Hasil kedua menunjukkan perilaku kewirausahaan berpengaruh nyata dan positif terhadap kinerja usaha industri kerajinan, atribut perilaku kewirausahaan adalah ketekunan berusaha dan keberanian mengambil resiko usaha. Artinya setiap peningkatan yang terjadi pada ketekunan berusaha dan keberanian mengambil resiko usaha dapat meningkatkan pula kinerja usaha pada industri kerajinan Kota Bogor.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.subject.ddcBusiness Performanceid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Perilaku Kewirausahaan Terhadap Kinerja Usaha Pada Perempuan Wirausaha (Studi Pengrajin Usaha Kecil Dan Menengah Kota Bogor).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkinerja usahaid
dc.subject.keywordperempuan wirausahaid
dc.subject.keywordperilaku kewirausahaanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record