Show simple item record

dc.contributor.advisorSajuthi, Dondin
dc.contributor.advisorDarusman, Huda Shalahudin
dc.contributor.authorWern, Tan Li
dc.date.accessioned2017-05-09T04:26:54Z
dc.date.available2017-05-09T04:26:54Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84947
dc.description.abstractMacaca fascicularis yang dikenal sebagai monyet ekor panjang atau monyet cynomolgus banyak digunakan sebagai hewan laboratorium untuk menguji obatobatan dan hormon karena kesamaan fisiologis dan anatomi monyet tersebut dengan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsentrasi testosteron dengan umur dan asal hewan. Konsentrasi testosteron hewan diuji dengan uji ELISA. Hasil diolah menggunakan Univariate ANOVA dan menunjukkan bahwa konsentrasi testosteron paling tinggi pada Macaca fascicularis berumur 10-19 tahun. Pada monyet yang berasal dari penangkaran dan habitat alami tidak ada hasil konsentrasi testosteron yang signifikan dan tidak ada perbedaan nyata. Pada grafik konsentrasi testosteron pada monyet yang berasal dari penangkaran menunjukkan bahwa grafik konentrasi testosteron serupa dengan grafik testosteron berdasarkan umur. Berdasarkan uji ini, bisa dilihat bahwa ada korelasi antara umur dan konsentrasi testosteron dan asal hewan tidak berbeda nyata mungkin karena kualitas pemeliharaan monyet serta nutrisi seimbang.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal husbandryid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleTestosterone Levels as a Function of Age and Origin in Cynomolgus Monkeys (Macaca fascicularis)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordMacaca fascicularisid
dc.subject.keywordtestosteronid
dc.subject.keywordtipe habitatid
dc.subject.keywordumurid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record