| dc.description.abstract | Imunoglobulin G di dalam kolostrum berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan imunisasi pasif karena mengandung zat kebal terhadap patogen spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya tahan IgG anti Escherichia coli yang dimikroenkapsulasi selama 8 minggu penyimpanan pada suhu 4 oC. Kombinasi alginat dan kitosan digunakan sebagai bahan penyalut mikrokapsul. Mikrokapsul dibuat dengan rasio suspensi IgG kolostrum dan alginat yang berbeda, masing-masing sebesar 20:80 (P1), 30:70 (P2), 40:60 (P3) dan disimpan pada suhu 4 oC untuk diamati selama 8 minggu. Konsentrasi IgG di dalam kolostrum diukur menggunakan teknik Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil pengamatan menunjukkan konsentrasi IgG pada mikrokapsul P1 dan P2 tidak mengalami perubahan yang signifikan (p > 0.05) sampai dengan minggu ke-4 penyimpanan, sedangkan mikrokapsul P3 sudah mengalami perubahan pada minggu ke-4 penyimpanan. Dapat disimpulkan bahwa mikroenkapsulasi dengan rasio antara suspensi IgG kolostrum dan alginat 20:80 dan 30:70 dapat mempertahankan konsentrasi IgG lebih baik dari mikroenkapsulasi dengan rasio suspensi IgG kolostrum dan alginat 40:60 selama 4 minggu masa penyimpanan pada suhu 4 oC. | id |