Show simple item record

dc.contributor.advisorDea, Upik Rosalina
dc.contributor.advisorRahaju, Dra sri
dc.contributor.authorWulandari, Dewi Ayu
dc.date.accessioned2017-05-03T04:24:23Z
dc.date.available2017-05-03T04:24:23Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84127
dc.description.abstractPenginderaan jauh merupakan sebuah perkembangan teknologi yang mampu menyajikan informasi terkait penutupan lahan secara cepat, tepat, dan murah. Kombinasi antara informasi landsat multi waktu dengan data pendukung Sistem Informasi Geografis (SIG) akan memudahkan untuk memperoleh data mengenai potensi, karakteristik, dan sebaran hutan pinus khususnya di Kabupaten Mamasa. Tujuan penelitian ini adalah menduga potensi getah pinus dan membuat peta sebaran potensi hutan pinus menggunakan citra Landsat 8 (OLI) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Analisis klasifikasi dilakukan secara digital menggunakan perangkat lunak ArcMap versi 10.3 dengan teknik klasifikasi terbimbing (supervised classification). Luas total hutan pinus di Kabupaten Mamasa yang diperoleh dari hasil klasifikasi adalah 41 248.62 ha, dengan luas hutan rapat seluas 15 162.19 ha, hutan sedang 6 103.58 ha dan luas hutan jarang seluas 19 982.86 ha. Potensi produksi getah pinus di Kabupaten Mamasa yaitu mencapai 22 066.31 ton/tahun atau sebanyak 0.53 ton/ha/tahun.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcWorking Plansid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcKab. mamasa, sulawesi baratid
dc.titlePendugaan Potensi Getah Pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) Menggunakan Citra Landsat 8 (OLI) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordklasifikasi digitalid
dc.subject.keywordpendugaan potensi getah pinusid
dc.subject.keywordpenginderaan jauhid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record