Show simple item record

dc.contributor.advisorHadi, Upik Kesumawati
dc.contributor.authorNugraha, Angga Puji
dc.date.accessioned2017-05-03T01:59:04Z
dc.date.available2017-05-03T01:59:04Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84062
dc.description.abstractPenyakit parasitik merupakan satu diantara faktor yang dapat menurunkan produktivitas ternak. Kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kasus skabies pada kerbau meliputi jenis tungau yang menyerang, gejala klinis yang menyertai, serta menghitung prevalensinya. Kerbau yang berjumlah 12 ekor diamati melalui pemeriksaan klinis, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium dan pembuatan slide preparat tungau sebelum dilakukan identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pemeriksaan klinis terdapat 2 dari 12 ekor kerbau yang menunjukkan gejala klinis skabies. Jenis tungau yang menyerang adalah jenis Sarcoptes scabiei. Gejala klinis skabies pada anak kerbau adalah alopesia, hiperemi, kaheksia, anoreksia, pruritus, dan penebalan. Sementara itu, pada kerbau dewasa gejalanya adalah alopesia, hiperemi, keropeng, pruritus dan penebalan kulit. Prevalensi kasus skabies pada kerbau di Desa Sukamaju, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor adalah 16,6%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal husbandryid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddc2014id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleStudi Kasus Skabies Kerbau di Desa Sukamaju Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkerbauid
dc.subject.keywordparasitid
dc.subject.keywordskabiesid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record