Show simple item record

dc.contributor.advisorRustiadi, Ernan
dc.contributor.advisorAsmara, Alla
dc.contributor.authorNomleni, Adriana
dc.date.accessioned2017-05-02T07:32:31Z
dc.date.available2017-05-02T07:32:31Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84010
dc.description.abstractProgram pembangunan terpadu desa/kelurahan mandiri “anggur merah” (anggaran untuk rakyat menuju sejahtera) merupakan program Gubernur Nusa Tenggara Timur yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses faktor produksi yaitu modal finansial dan kebebasan untuk memilih usaha ekonomi sesuai dengan potensi wilayah dan kemampuan masyarakat. Dengan kemudahan tersebut, diharapkan masyarakat miskin mampu untuk keluar dari lingkaran kemiskinan dan dapat meningkatkan ekonomi wilayah. Namun, dalam pelaksanaanya ditemukan adanya kendala yaitu tingkat pengembalian bantuan modal finansial yang rendah. Tujuan penelitian ini menganalisis dampak dari program pembangunan terpadu desa/kelurahan terhadap rumah tangga (pendapatan rumah tangga dan pengeluaran untuk pendidikan) dan dampak terhadap ekonomi wilayah (PDRB dan tingkat kemiskinan). Dampak program pembangunan pada pendapatan rumah tangga dan pendidikan dianalisis dengan uji beda dan regresi logistik sedangkan dampak pada wilayah dianalisis menggunakan model data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pendapatan antara rumah tangga penerima bantuan dengan rumah tangga bukan penerima. Hal ini disebabkan karena masih minimnya pemahaman penerima bantuan terkait dengan program pembangunan serta ketidakmampuan rumah tangga miskin dalam membayar bunga. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa secara statistik, pendapatan rumah tangga mempengaruhi keputusan dalam menyekolahkan anak. Kenaikan pendapatan rumah tangga sebesar 1 rupiah akan meningkatkan peluang rumah tangga untuk menyekolahkan anak 34,43 kali, citerus paribus. Hasil analisis model data panel menunjukkan bahwa realisasi bantuan modal finansial dari program pembangunan terpadu desa/kelurahan untuk usaha pertanian, simpan pinjam, perdagangan dan jasa, serta jumlah penduduk brepengaruh positif terhadap PDRB Provinsi NTT. Bantuan program untuk simpan pinjam berdampak signifikan terhadap pengurangan kemiskinan di Provinsi ini, sebalikanya bantuan modal untuk ternak berpengaruh negatif terhadap pengurangan kemiskinan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcRegional Planningid
dc.subject.ddcCountry Planningid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcNusa Tenggara Timurid
dc.titleDampak Program Pembangunan Terpadu Desa/Kelurahan Terhadap Perekonomian Nusa Tenggara Timurid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordDampak program pembangunanid
dc.subject.keywordekonomi wilayahid
dc.subject.keywordpendapatan rumah tanggaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record