Show simple item record

dc.contributor.advisorPurnawarman, Trioso
dc.contributor.authorKusumah, Alif Hanugrah Insan Nanda Pratama Sura
dc.date.accessioned2017-05-02T04:41:23Z
dc.date.available2017-05-02T04:41:23Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83979
dc.description.abstractTingginya tingkat resistensi Enterobacteriaceae terhadap antibiotik merupakan masalah yang sangat serius dalam bidang kesehatan di dunia. Antibiotik banyak digunakan pada hewan secara intensif untuk pengobatan, pencegahan penyakit dan pemacu pertumbuhan. Pemakaian antibiotik pada hewan terbukti memicu timbulnya resistensi Enterobacteriaceae, sebagai contoh Enterobacteriaceae telah resisten terhadap antibiotik fluoroquinolon, quinolones, β- lactam, tetrasiklin, potentiated sulfonamides. Resistensi beberapa antibiotik terhadap foodborne bakteri mengakibatkan kegagalan dalam pengobatan infeksi gastrointestinal pada manusia. Foodborne bakteri yang resisten terhadap antibiotik dapat transfer ke manusia melalui rantai makanan atau secara kontak langsung. Adanya implikasi hubungan antara resistensi antibiotik terhadap foodborne bakteri dengan terjadinya resistensi antibiotik pada manusia maka pemakaian antibiotik pada industri peternakan harus dikontrol. Kerjasama antara peternak, dokter hewan, dokter umum dan ahlikesehatan masyarakat dibutuhkan untuk mengontrol resistensi foodborne bakteri.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal husbandryid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleResistensi Enterobacteriaceae Terhadap Antibiotik pada Daging Ayam dari Tempat Potong Hewan Unggas di Kota Bogor.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantibiotikid
dc.subject.keywordresistensiid
dc.subject.keywordbakteri foodborneid
dc.subject.keyworddaging ayamid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record