Show simple item record

dc.contributor.advisorSudarnika, Etih
dc.contributor.advisorPisestyani, Herwin
dc.contributor.authorMuhammad, Arie
dc.date.accessioned2017-05-02T03:40:54Z
dc.date.available2017-05-02T03:40:54Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83959
dc.description.abstractKualitas mikrobiologik merupakan parameter kualitas susu segar dalam suatu peternakan sapi perah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perlakuan celup puting setelah pemerahan terhadap kualitas mikrobiologik susu segar. Sampel susu yang digunakan adalah sampel susu dari setiap kuartir dari sepuluh ekor sapi perah. Kriteria sapi yang diberi perlakuan adalah sapi yang yang sedang dalam laktasi pada bulan ketiga. Perlakuan celup puting dilakukan langsung oleh peternak setelah pemerahan pagi dan sore. Pengamatan dilakukan sebelum perlakuan, satu bulan setelah perlakuan dan bulan kedua setelah perlakuan celup puting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Staphylococcus aureus dan koliform mengalami penurunan yang nyata (P<0.05). Adapun jumlah mikroorganisme tampak menunjukkan penurunan yang nyata (P<0.05) dari bulan kesatu sampai bulan kedua. Perlakuan celup puting dapat meningkatkan kualitas mikrobiologik pada susu segar. Oleh karena itu, perlakuan celup puting merupakan perlakuan yang praktis dan ekonomis dalam upaya peningkatan kualitas mikrobiologik susu segar.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.titleKualitas Mikrobiologik Susu Segar Pada Sapi Perah Yang Mendapat Perlakuan Celup Puting Setelah Pemerahanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCelup putingid
dc.subject.keywordkualitas mikrobiologikid
dc.subject.keywordsusu segarid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record