View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Identifikasi Faktor Risiko Resistensi Bakteri Staphylococcus Aureus Pada Daging Ayam Di Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      B16yma.pdf (8.769Mb)
      Date
      2016
      Author
      Mardiani, Yulita
      Ilyas, Abdul Zahid
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dewasa ini, resistensi antibiotik merupakan tantangan terbesar bagi pengobatan infeksi yang efektif secara global. Resistensi berpengaruh buruk terhadap keadaan klinis dan keuangan pada peternakan unggas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan resistensi Staphylococcus aureus pada daging ayam di Bogor dan menganalisis tindakan pencegahan tepat yang akan mengurangi timbulnya resistensi antibiotik. Penelitian ini menggunakan 30 sampel daging ayam broiler dan 30 sampel daging ayam lokal yang diambil dari peternakan di Kabupaten Bogor. Data resistensi Staphylococcus aureus, manajemen antibiotik, dan keadaan umum peternakan dianalisis menggunakan metode analisis chi-square dan odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan 68.2% Staphylococcus aureus yang diisolasi dari peternakan ayam broiler resisten terhadap antibiotik. Sementara resistensi antibiotik yang terjadi pada peternakan ayam lokal sebesar 33.3%. Faktor risiko terkait dengan keadaan umum dari peternakan yang menyebabkan resistensi (p <0.05) adalah jenis usaha kemitraan dan penggunaan pakan komersial. Faktor risiko terkait dengan manajemen antibiotik yang menyebabkan resistensi (p <0.05) adalah program penggunaan antibiotik dan penggunaan desinfektan dalam air minum. Probiotik, bahan organik, imunomodulator, elektrolit dan enzim digunakan untuk substitusi antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan dalam pakan ternak, mengurangi penggunaan desinfektan pada air dan meningkatkan praktik manajemen diperlukan untuk mengurangi dan mencegah perkembangan resistensi antibiotik. Selain itu, pemerintah harus mengawasi penggunaan antibiotik pada perusahaan pakan dan penyuluhan pendidikan tentang pedoman penggunaan antibiotik yang bijaksana untuk mencegah perkembangan lebih lanjut dari resistensi antibiotik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83953
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1240]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository