View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Viabilitas Embrio Mencit (Mus musculus albinus) Vitrifikasi setelah Kultur In Vitro dalam Inkubator CO2 Portable.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.486Mb)
      Date
      2016
      Author
      Santosa, Riki Prima
      Boediono, Arief
      Mohamad, Kusdiantoro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Inkubator CO2 portable dapat digunakan untuk kultur embrio selama proses transportasi. Vitrifikasi merupakan salah satu metode kriopreservasi untuk penyimpanan embrio dalam waktu yang lama. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi tingkat perkembangan dan viabilitas embrio vitrifikasi setelah kultur in vitro dalam inkubator CO2 portable. Embrio dikoleksi dari mencit pada hari ke-3 pasca fertilisasi yang telah disuperovulasi menggunakan PMSG dan hCG. Embrio dibagi ke dalam kelompok vitrifikasi dan tanpa vitrifikasi (sebagai kontrol). Vitrifikasi dilakukan menggunakan krioprotektan etilen glikol 15% + DMSO 15%, dihangatkan (warming) secara bertahap dalam sukrosa 0.5, 0.25 dan 0.1 M, serta dikultur in vitro selama 48 jam. Evaluasi berupa tingkat perkembangan embrio dan viabilitas dengan pewarnaan vital Hoechst–propidium iodide. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa embrio pasca vitrifikasi tidak memperlihatkan penurunan kualitas secara morfologi. Tingkat perkembangan embrio tidak menunjukkan perbedaan antara embrio vitrifikasi dan kontrol (P>0.05). Embrio yang divitrifikasi mampu mencapai tahap hatching dan hatched. Total sel dan persentase sel hidup pada embrio vitrifikasi tidak berbeda dengan embrio kontrol, yaitu berturut-turut 112.6±27.7 dan 95.8±3.3% untuk embrio vitrifikasi serta 100.8±17.2 dan 97.3±3.2% untuk kontrol (P>0.05). Dapat disimpulkan bahwa embrio mencit setelah vitrifikasi memiliki tingkat perkembangan dan viabilitas yang baik setelah dikultur in vitro dalam inkubator CO2 portable.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83937
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository