Show simple item record

dc.contributor.advisorNasrullah, Nizar
dc.contributor.authorRespati, Rahadian Agung
dc.date.accessioned2017-02-24T03:32:41Z
dc.date.available2017-02-24T03:32:41Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83195
dc.description.abstractRumput Adalah Penutup Tanah Yang Sangat Baik Untuk Lapangan Olahraga Dan Tempat Rekreasi. Kualitas Rumput Stadion Sepak Bola Di Indonesia Hanya Sedikit Yang Sudah Memenuhi Standar Fifa Secara Kualitas Fungsional Dan Visual. Melihat Pentingnya Fungsi Rumput Di Stadion Sepak Bola, Sehingga Penelitian Perlu Dilakukan Untuk Mengidentifikasi Kualitas Dan Memberikan Rekomendasi Terkait Dengan Pemeliharaan Rumput Di Lapangan Sepak Bola. Kajian Dilakukan Di Empat Stadion Sepakbola Di Indonesia Yang Dibedakan Dari Dua Jenis Rumput Yakni Zoysia Matrella Dan Axonopus Compressus. Pemilihan Stadion Didasarkan Pada Ketinggian Dataran Rendah Dan Dataran Menengah. Metode Yang Dilakukan Dengan Tahapan Yang Terdiri Atas Persiapan, Pengumpulan Data, Identifikasi Tapak, Analisis Data, Hingga Analisis Secara Kualitatif Dan Kuantitatif Mengenai Hasil Data Yang Di Peroleh. Stadion Si Jalak Harupat Menjadi Stadion Yang Memiliki Kualitas Fungsional Dan Visual Terbaik Dengan Memiliki 4 Indikator Yang Memenuhi Dari 12 Indikator Penilaian Kualitas Fungsional Dan Visual Yakni Kepadatan Rumput, Keberadaan Partikel Di Permukaan, Elastisitas, Dan Panjang Akar, Dibandingkan Dengan Stadion Patriot Yang Menggunakan Rumput Yang Sama Yaitu Zoysia Matrella. Stadion Yang Menggunakan Rumput Axonopus Compressus, Stadion Siliwangi Memiliki 6 Indikator Yang Memenuhi Dari 12 Indikator Penilaian Kualitas Fungsional Dan Visual Yakni Kepadatan Rumput, Tekstur Rumput, Keberadaan Partikel Di Permukaan, Elastisitas, Ketinggian Pangkas, Dan Panjang Akar. Stadion Persikabo Memiliki 5 Indikator Yang Memenuhi Dari 12 Indikator Penilaian Kualitas Fungsional Dan Visual Yakni Kepadatan Rumput, Tekstur Rumput, Keberadaan Partikel Di Permukaan, Keinggian Pangkas, Dan Panjang Akar. Setelah Dilakukan Kajian Terhadap Empat Stadion Dengan Ketinggian Lokasi Yang Berbeda, Didapatkan Bahwa Stadion Yang Berada Pada Zona Dataran Rendah Memiliki Pertumbuhan Yang Lebih Lambat Dibandingkan Dengan Stadion Pada Dataran Menengah, Karena Intensitas Pemeliharaan Yang Tidak Sebaik Stadion Pada Dataran Menengah.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcLandscape architectureid
dc.subject.ddcGrass soccerid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titleKajian Kualitas Fungsional Dan Visual Hamparan Rumput Di Empat Stadion Sepakbola Peserta Liga Indonesia.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKualitas Fungsionalid
dc.subject.keywordKualitas Visualid
dc.subject.keywordRumputid
dc.subject.keywordSepakbolaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record