Show simple item record

dc.contributor.advisorSadiyo, Sucahyo
dc.contributor.authorPratiwi, Nanda Elsa Sara
dc.date.accessioned2017-02-24T02:58:18Z
dc.date.available2017-02-24T02:58:18Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83158
dc.description.abstractSambungan merupakan faktor kritis dalam desain struktur dimana kekuatan struktur umumnya ditentukan oleh kekuatan sambungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan sambungan kayu geser tunggal dengan baut tunggal melalui variasi ketebalan kayu dan diameter baut. Pengujian meliputi sifat fisik, sifat mekanis, kekuatan tumpu baut dan kekuatan sambungan kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pengujian mekanis dan kekuatan tumpu baut tertinggi terdapat pada kayu sengon dan terendah terdapat pada kayu jabon. Nilai kekuatan sambungan tertinggi kayu sengon terdapat pada penggunaan diameter baut ¾ inchi dengan kombinasi tebal 3.8 cm dan 3.8 cm sebesar 339 kg dan kekuatan sambungan tertinggi pada kayu jabon terdapat pada penggunaan diameter baut ¾ inchi dengan kombinasi tebal 5 cm dan 3.8 cm sebesar 347 kg. Nilai kekuatan sambungan kayu atau desain lateral rujukan (Z) hasil penelitian lebih besar dibandingkan dengan nilai Z berdasarkan model batas leleh.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForest productid
dc.subject.ddcStrengthid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKekuatan Sambungan Kayu Geser Tunggal pada Kayu Sengon (Falcataria moluccana) dan Jabon (Anthocephalus cadamba) dengan Baut Tunggal.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbautid
dc.subject.keyworddesain lateral rujukanid
dc.subject.keywordjabonid
dc.subject.keywordkuat tumpuid
dc.subject.keywordsambungan kayuid
dc.subject.keywordsengonid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record