Show simple item record

dc.contributor.advisorHutagaol, Parulian
dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.authorWedelia, Lillah
dc.date.accessioned2017-01-31T04:37:54Z
dc.date.available2017-01-31T04:37:54Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82872
dc.description.abstractIndustri agro merupakan salah satu sektor usaha mikro kecil bidang pengolahan hasil pertanian dengan karakteristik sebagian besar usahanya berskala kecil dan teknologi rendah. Industri agro mempunyai peran penting sebagai sumber kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat. Namun pengembangan industri agro masih dihadapkan dengan berbagai masalah, terutama rendahnya aksesibilitas pada sumber pembiayaan formal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis aksesibilitas pada sumber pembiayaan formal, (2) menganalisis pengaruh aksesibilitas industri agro skala mikro kecil pada berbagai sumber pembiayaan terhadap kinerja usaha di Kabupaten Bogor. Lokasi penelitian di Kabupaten Bogor dipilih secara purposive. Kabupten Bogor merupakan daerah yang memiliki jumlah usaha mikro kecil yang besar di Indonesia dan mampu menyerap tenaga kerja paling besar di Jawa Barat. Pengambilan sampel didasarkan pada sentra industri mikro kecil yang terdapat di Kabupaten Bogor. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode snowball, dengan jumlah sampel sebanyak 72 pengusaha. Model probit digunakan untuk menjawab tujuan pertama, sedangkan metode dua tahap (two stage) digunakan untuk menjawab tujuan kedua. Aksesibilitas pada sumber pembiayaan formal dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, jumlah aset dan posisi kepemilikan usaha. Akses kredit formal dan semi formal mampu memberikan pengaruh positif terhadap kinerja usaha berupa peningkatan aset, namun tidak berpengaruh terhadap peningkatan nilai produksi dan pendapatan. Sedangkan kredit sumber pembiayaan informal tidak mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja usaha industri agro mikro kecil. Sumber pembiayaan yang direkomendasikan bagi pengusaha mikro kecil adalah sumber pembiayaan semi formal (PKBL). Bentuk pembiayaan semi formal ditawarkan dengan bunga rendah, jadwal pembayaran yang tidak terlalu ketat seperti bank, dan terdapat pembinaan atau monitoring terhadap usaha yang dijalankan. Upaya peningkatan akses pada kredit dapat dilakukan dengan meningkatkan karakter atau kemampuan pengusaha industri kecil, salah satunya dengan peningkatan kemampuan inovasi produk melalui pelatihan atau pembinaan baik dari segi manajemen usaha, informasi tentang akses kredit maupun pasar.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultral University (IPB)id
dc.subject.ddcAgricultural economicsid
dc.subject.ddcIndustrial economicsid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleAksesibilitas Industri Agro Skala Mikro Kecil pada Sumber Pembiayaan dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Usaha di Kabupaten Bogorid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordaksesibilitasid
dc.subject.keywordindustri agroid
dc.subject.keywordpembiayaanid
dc.subject.keywordkinerja usahaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record