Show simple item record

dc.contributor.advisorPasaribu, Fachriyan Hasmi
dc.contributor.advisorIndrawati, Agustin
dc.contributor.authorSafrullah
dc.date.accessioned2017-01-30T07:40:07Z
dc.date.available2017-01-30T07:40:07Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82736
dc.description.abstractEdwardsiella tarda adalah salah satu agen penyebab penyakit Edwardsiellosis yang sering menjadi kendala dalam budidaya ikan. Penyakit ini tak jarang menyebabkan kerugian ekonomi. Untuk penanganan lebih dini serta mencegah tersebar luasnya penyakit ini, diperlukan sebuah metode uji yang cepat dan akurat. Selama ini pengujian terhadap Edwardsiella tarda dilakukan secara konvensional yaitu uji biokimiawi yang memakan waktu dan membutuhkan peralatan banyak atau melalui uji cepat lain seperti Polymerase Chain Reaction (PCR), ELISA yang mahal dan membutuhkan personel terlatih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Kit Imunokromatografi pendeteksi antigen Edwardsiella tarda. Kit Imunokromatografi adalah strip uji yang berbasis pada imunokromatografi dari hasil ikatan antigen-antibodi yang sudah dilabel dengan pewarna tertentu sehinga dapat dilihat tanpa memerlukan alat khusus dan personel dengan keahlian khusus. Oleh karena itu diharapkan kit imunokromatografi ini dapat menjadi alternatif uji yang cepat, murah, mudah dan akurat. Antibodi yang digunakan dalam penelitian ini adalah poliklonal antibodi yang diproduksi melalui immunisasi kelinci dengan antigen somatik (O) dari isolat Edwardsiella tarda yang diperoleh dari Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Pontianak. Antibodi tersebut kemudian dikonjugasikan dengan partikel emas dengan pH 8.0 sebanyak 26μg/ml dan di-block dengan 200 μl 1% BSA yang akan digunakan sebagai konjugat antibodi. Kit ini terdiri dari 4 bagian yaitu : bantalan sampel, bantalan konjugat, membran nitroselulosa dan bantalan penyerap. Membran nitroselulosa merupakan daerah uji yang ditetesi dengan antibodi anti-Etarda pada daerah uji dan IgG kambing anti-kelinci sebagai daerah kontrol. Sampel yang terdiri dari isolat Edwardsiella tarda dan 6 Isolat lain yang diidentifikasi dengan sekuensing pada gen 16s rRNA dan di-BLAST dengan database yang ada di National Centre of Biotechnology and Information (NCBI) USA. Sampel dipersiapkan dengan proses pemanasan 100ºC selama 30 menit. Hasil pengujian terhadap 7 sampel tersebut (Edwardsiella tarda, Edwardsiella ictaluri, Aeromonas hydrophilla, Escherichia coli, Salmonella Enterica, Pseudomonas stutzeri dan Plesiomonas shigelloides) tidak menunjukkan reaksi silang dengan Edwardsiella tarda. Penelitian ini secara umum menginformasikan bahwa kit imunokromatografi dengan memanfaatkan poliklonal antibodi terhadap Edwardsiella tarda yang dikonjugasikan dengan partikel emas dapat mendeteksi keberadaan antigen Edwardsiella tarda dan tidak terjadi reaksi silang dengan 6 isolat lain. Penelitian lebih lanjut mengenai optimasi preparasi sampel, batas bawah deteksi (limit of detection), ketahanan kit dalam kondisi penyimpanan tertentu serta reaksi silang dengan antigen lain yang lebih banyak sangat perlu dilakukan untuk membuktikan kit ini sebagai alternatif uji yang mudah dan akurat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMicrobiologyid
dc.subject.ddcMedical Microbiologyid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePembuatan Prototipe Kit Imunokromatografi Untuk Mendeteksi Antigen Edwardsiella Tarda.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordEdwardsiella tardaid
dc.subject.keywordKit Imunokromatografiid
dc.subject.keyworduji cepat deteksi antigenid
dc.subject.keywordpoliklonal antibodiid
dc.subject.keywordpartikel emasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record