Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Petani Dalam Pengendalian Hama Dan Penyakit Kentang Di Kecamatan Cikajang Dan Cisurupan, Kabupaten Garut
| dc.contributor.advisor | Munif, Abdul | |
| dc.contributor.author | Rachmawaty, Vera | |
| dc.date.accessioned | 2016-05-10T04:05:44Z | |
| dc.date.available | 2016-05-10T04:05:44Z | |
| dc.date.issued | 2016 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80259 | |
| dc.description.abstract | Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu dari lima komoditas unggulan sayuran semusim. Komoditas kentang merupakan sumber pendapatan dan lapangan kerja bagi masyarakat di Kabupaten Garut. Hama dan penyakit merupakan kendala utama dalam budidaya tanaman kentang. Pengendalian hama dan penyakit yang dilakukan petani umumnya lebih menekankan pada penggunaan pestisida sintetis. Undang-undang nomor 12 tahun 1992 telah menetapkan bahwa pengendalian hama dan penyakit tanaman harus dilaksanakan dengan sistem pengendalian hama terpadu (PHT). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengetahuan, sikap dan tindakan petani dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman kentang di Kecamatan Cikajang dan Cisurupan, Kabupaten Garut. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Cikajang dan Cisurupan, Kabupaten Garut pada bulan Juli sampai September 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani di Kecamatan Cikajang maupun Cisurupan telah melaksanakan beberapa komponen PHT diantaranya adalah melakukan pengolahan tanah, pemberian pupuk kandang dan sintetik, penggunaan bibit sehat serta melakukan pengamatan hama dan penyakit secara rutin di pertanaman. Mayoritas petani responden menanam kentang varietas Granola dengan alasan mudah budidayanya dan dapat membibitkan sendiri. Petani responden mendapatkan informasi tentang pengendalian hama dan penyakit dari petugas pertanian, kios pertanian maupun menurut intuisi sendiri berdasarkan pengalaman. Permasalahan petani kentang di wilayah ini adalah tidak tersedianya bibit kentang yang berkualitas dan masih mengandalkan pestisida sintetis dalam pengendalian hama dan penyakit. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Plant protection | id |
| dc.subject.ddc | Diseases | id |
| dc.subject.ddc | 2015 | id |
| dc.subject.ddc | Garut-Jawa Barat | id |
| dc.title | Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Petani Dalam Pengendalian Hama Dan Penyakit Kentang Di Kecamatan Cikajang Dan Cisurupan, Kabupaten Garut | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | hama dan penyakit | id |
| dc.subject.keyword | tanaman kentang | id |
| dc.subject.keyword | pengendalian | id |
| dc.subject.keyword | petani | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UT - Plant Protection [2535]

