Show simple item record

dc.contributor.advisorHastuti, Dwi
dc.contributor.advisorHerawati, Tin
dc.contributor.authorPuspitasari, Rety
dc.date.accessioned2016-04-27T04:51:02Z
dc.date.available2016-04-27T04:51:02Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80142
dc.description.abstractPerkembangan moral individu tidak terlepas dari karakter yang dimilikinya. Individu dapat dikatakan berkarakter apabila individu mengetahui moral, merasakan moral, dan melakukan moral, sehingga individu dapat melakukan kebaikan berdasarkan moral. Kondisi karakter anak Indonesia mengalami penurunan, hal tersebut dapat terlihat dari anak usia sekolah dasar yang melakukan tindakan-tindakan yang buruk, seperti tawuran, bullying, kriminalitas, pencabulan, pemerkosaan, dan perilaku lainnya. Perilaku tersebut merupakan tindakan yang tidak berkarakter. Ini terjadi kemungkinan dampak dari kondisi lingkungan yang diterima oleh anak baik lingkungan keluarga maupun lingkungan lainnya. Karakter penting dibentuk oleh keluarga sebagai pengasuh utama anak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah dasar masih mengalami perkembangan moral pada tahap berikutnya sehingga penting pengasuhan karakter dilakukan pada usia ini, karena akan berdampak dalam jangka panjang sampai anak menjadi dewasa. Orangtua melalui perannya membentuk karakter anak usia sekolah dasar melalui proses pengasuhan yang positif. Proses pengasuhan positif dapat dilihat dari pola asuh disiplin dan pola asuh spiritual, serta dapat dilihat melalui kecerdasan spiritual ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh disiplin dan spiritual, serta kecerdasan spiritual ibu terhadap karakter anak usia sekolah dasar di perdesaan. Penelitian ini merupakan bagian dari Penelitian hibah kompetensi tahun 2015 dengan judul “Model Pendidikan Karakter Anak pada Keluarga Perdesaan Berbasis Family and School Partnership” yang diketuai oleh Dr. Ir. Dwi Hastuti, M.Sc. dan anggotanya Alfiasari SP., M.Si. Pemilihan tempat dilakukan secara purposive di perdesaan wilayah Kabupaten Bogor. Penarikan contoh pada penelitian dengan menggunakan proportional random sampling dengan jumlah 125 responden. Pengambilan data dilakukan melalui teknik wawancara dengan bantuan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, uji independent ttest, dan uji regresi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari pola asuh disiplin dan spiritual ibu antara anak laki-laki dan anak perempuan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara karakter anak laki-laki dengan anak perempuan. Tidak terdapat perbedaan kecerdasan spiritual ibu pada anak lak-laki dan anak perempuan. Karakter anak perempuan lebih baik dari anak laki-laki. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pendapatan, pola asuh disiplin induktif, pola asuh spiritual, kecerdasan spiritual ibu berpengaruh terhadap karakter anak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.subject.ddc2014id
dc.subject.ddcJambiid
dc.titlePengaruh Pengaruh Pola Asuh Disiplin Dan Spiritual, Serta Kecerdasan Spiritual Ibu Terhadap Karakter Anak Usia Sekolah Dasar Di Perdesaanid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordpola asuh disiplinid
dc.subject.keywordpola asuh spiritualid
dc.subject.keywordkecerdasan spiritual ibu, karakter anak.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record