Show simple item record

dc.contributor.advisorMurtilaksono, Kukuh
dc.contributor.advisorFauzi., Akhmad
dc.contributor.authorWulandari, Pretty
dc.date.accessioned2016-04-27T04:46:29Z
dc.date.available2016-04-27T04:46:29Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80133
dc.description.abstractTerjadinya pertumbuhan dan perkembangan sektor industri di wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan, kemudian ditambah dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya dan keterbatasan lahan di wilayah pesisir merupakan beberapa tekanan terhadap pengembangan wilayah berbasis industri di pesisir Kabupaten Lampung Selatan. Akibat dari perkembangan sektor industri, saat ini terjadi penurunan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh polusi udara dan air di sebagian perairan pantai pesisir Kabupaten Lampung Selatan yang berasal dari limbah cair hasil kegiatan industri. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif yang bertujuan untuk meminimalisir degradasi dan pencemaran lingkungan pesisir dimasa yang akan datang agar terwujud pengembangan wilayah berbasis industri dipesisir Kabupaten Lampung Selatan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan status keberlanjutan wilayah berbasis industri di pesisir Kabupaten Lampung Selatan, (2) merumuskan arahan kebijakan pengembangan wilayah pesisir di Kecamatan Katibung, Kalianda dan Rajabasa. Penelitian ini menggunakan metode Rap-Wilindustri, merupakan modifikasi metode Rapfish untuk menentukan status keberlanjutan wilayah. Selanjutnya skenario pengembangan wilayah dimasa depan dilakukan dengan mengadopsi analisis AHP-Prospektif. Berkembangnya sektor industri menyebabkan penurunan kualitas lingkungan di pesisir Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis Rap-Wilindustri bahwa status keberlanjutan wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan saat ini adalah cukup berkelanjutan untuk dimensi ekonomi dan sosial namun kurang berkelanjutan untuk dimensi ekologi dan kelembagaan. Skenario-skenario pengembangan wilayah memberikan gambaran tentang prospek keberlanjutan pengembangan wilayah di pesisir Kabupaten Lampung Selatan yang diimplementasikan dalam beberapa tahapan pembangunan dengan mempertimbangkan jangka waktu dan anggaran yang dibutuhkan. Berdasarkan karakteristik wilayah, potensi, regulasi dan dengan mempertimbangakan skenarioskenario pengembangan wilayah maka rumusan arahan pengembangan wilayah berbasis industri di pesisir Kabupaten Lampung Selatan, adalah : (1) Pengembangan kawasan industri pesisir di Kecamatan Katibung, (2) Pengembangan industri berbasis perikanan sebagai leading sektor dan didukung dengan pengembangan industri pengolahan sabut kelapa di Kecamatan Kalianda, dan (3) Pengembangan kluster industri berbasis perikanan domestik di Kecamatan Rajabasa.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcRegional planningid
dc.subject.ddcRegional managementid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcLampung selatanid
dc.titleStatus Keberlanjutan Dan Arahan Pengembangan Wilayah Berbasis Industri Di Pesisir Kabupaten Lampung Selatanid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkeberlanjutan wilayahid
dc.subject.keywordpengembangan wilayahid
dc.subject.keywordrapfishid
dc.subject.keywordwilayah pesisirid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record