| dc.description.abstract | Bisnis yang tidak mengenal masa dan tidak pernah mati adalah bisnis usaha makanan dan
minuman, sehingga bisnis inipun selalu ada, disetiap wilayah atau tempat, setiap usia dan setiap
kelas masyarakat selalu membutuhkan makanan dan minuman, baik skala besar maupun kecil,
dengan melihat keadaan dan kenyataan yang ada, maka bisnis restoran merupakan bisnis sangat
menjanjikan dan akan memberikan keuntungan sangat menggiurkan.
Tujuan penelitian ini adalah : (a) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal restoran menu
makanan khas Makassar yang dapat memengaruhi perkembangan bisnis restoran, (b) menyusun
strategi bisnis restoran menu makanan khas Makassar dan (c) menganalisis kepuasan konsumen
yang sudah menjadi pelanggan restoran dengan menu makanan khas Makassar.
Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer berasal dari 50 orang
responden dengan alat bantu kuesioner yang terbagi atas 40 orang responden dengan kualifikasi
pelanggan atau konsumen, 18 orang responden sebagai karyawan restoran dan 2 orang responden
pemilik dari restoran obyek penelitian di Kelapa gading. Pengumpulan data sekunder dilakukan
melalui pustaka, dokumen dan laporan dari instansi terkait.
Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis : (a) deskriptif, yang meliputi informasi
prospek pasar, bahan baku, keuangan yang berkaitan dengan pasokan bahan baku, permintaan
pasar dan pesaing strategik di bidang bisnis restoran; (b) analisis matriks EFE (External Factor
Evaluation) dan IFE (Internal Factor Evaluation), matriks Internal External (IE); (c) matriks IE
untuk melakukan pemetaan terhadap skor total matriks IFE dan EFE; (d) analisis SWOT
(Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) untuk mengidentifikasi berbagai faktor
secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan; (e) Customer Satisfaction Index (CSI)
untuk menentukan tingkat kepuasan responden secara berdasarkan tingkat kepentingan dari
atribut-atribut bisnis restoran tersebut dan (f) Importance Performance Analysis (IPA) untuk
menganalisis respon konsumen.
Berdasarkan hasil penjumlahan skor total pada matriks IFE (2.659) dan EFE (2,576)
mengindikasikan posisi usaha bisnis restoran Makassar stabil dalam merespon situasi eksternal
yang dihadapi. Posisi usaha bisnis restoran Makassar berada pada tingkat rataan untuk mampu
merespon iklim internal yang dimiliki. Posisi matriks IE menunjukkan posisi strategi
pertumbuhan dan stabil untuk mencapai kondisi pertumbuhan penjualan, keuntungan dan aset.
Usaha yang dapat dilakukan adalah penetrasi pasar dan pengembangan usaha. Kegiatan untuk
peningkatan pemasaran dan pelayanan merupakan salah satu formulasi strategi yang dapat
menjadi andalan utama bagi usaha bisnis restoran Makassar. Selain itu juga dilakukan
pengembangan kegiatan usaha yang bertujuan untuk mempertahankan usaha, sehingga dapat
berlangsung dan terhindar dari kehilangan penjualan dan kehilangan keuntungan.
Berdasarkan SWOT didapatkan strategi pengembangan restoran menu makanan khas
Makassar, yaitu (a) meningkatkan produktivitas, (b) peningkatan pelayanan, (c) meningkatkan
efisiensi waktu dan pengadaan bahan baku, (d) meningkatkan volume penjualan dengan
efektifitas pemasaran, (e) mempertahankan dan menjaga mutu produk yang dihasilkan, (f)
meningkatkan loyalitas pelanggan, (g) meningkatkan teknologi produksi dan mutu produk, serta
(h) memperbaiki mutu SDM.
Nilai indeks kepuasan pelanggan (CSI) adalah sebesar 0.92, nilai tersebut berada pada
kisaran 0.81-1.00, yaitu pelanggan merasa sangat puas terhadap Restoran menu makanan khas
Makassar. Nilai rataan tingkat kinerja pelayanan (skor Likert) adalah sebesar 4.602 yang berarti
mutu pelayanan pada restoran menu makanan khas Makassar adalah baik. Tingkat kepentingan
pelayanan konsumen sebesar 4.665, yang berarti sangat penting bagi konsumen. | id |