Show simple item record

dc.contributor.advisorHermadi, Irman
dc.contributor.advisorKusuma, Wisnu Ananta
dc.contributor.authorYanitasari, Yessy
dc.date.accessioned2016-03-18T02:38:07Z
dc.date.available2016-03-18T02:38:07Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/79492
dc.description.abstractPupuk adalah bahan kimia atau organisme yang berperan dalam penyediaan unsur hara bagi keperluan tanaman secara langsung atau tidak langsung baik berupa pupuk anorganik maupun pupuk organik yang ditambahkan ke dalam tanah untuk memberikan unsur esensial tertentu bagi pertumbuhan tanaman secara normal. Penambahan pupuk sebagai unsur hara tanah tersebut bisa melalui akar ataupun daun dengan kriteria dan pemilihan yang tepat. Pemilihan pupuk yang tepat sangat menentukan tingkat penghasilan suatu komoditas pertanian, sehingga pengetahuan pemilihan pupuk ini perlu digali lebih jauh dan tentunya harus berasal dari pakar (expert) yang bisa dipertanggungjawabkan. Informasi mengenai pupuk sudah banyak tersedia baik pada media fisik atau offline serta di media online internet, akan tetapi keberadaanya masih tersebar bebas. Oleh karena itu dibutuhkan suatu wadah untuk menampungnya secara khusus dalam Knowledge Management System (KMS) pemilihan pupuk. Dalam penelitian ini KMS pemilihan pupuk dikembangkan dengan menggunakan metode Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) dan diimplementasikan menggunakan aplikasi berbasis Web. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan object oriented yang terdiri dari beberapa class dengan fitur utama adanya nofikasi atau sistem pemberitahuan kepada pengguna apabila ada pengetahuan baru yang diunggah ke dalam sistem. Adapun pengetahuan dalam sistem ini diperoleh dari entry data explicit dari pakar dan unggahan berkas dari pengguna yang harus divalidasi oleh pakar. Proses validasi oleh pakar dilakukan dengan sistem persetujuan (approval), komunikasi lewat pesan dan percakapan. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi berbasis web yang sudah diuji oleh pakar dan pengguna dengan rata-rata penilaian teruji dengan baik. Aplikasi KMS ini sudah memiliki standar fitur klasifikasi KMS yaitu knowledge capture dan knowledge sharing kecuali knowledge discovery pengetahuan yang belum disertakan dikarenakan data explicit yang dibutuhkan masih sangat sedikit dan masih sulit diperoleh. Sehingga sangat memungkinkan untuk dikembangkan pada penelitian selanjutnya yaitu dengan menambahkan fasilitas discovery pengetahuan menggunakan algoritme yang sesuai.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcComputer scienceid
dc.subject.ddcKnowledge networkid
dc.titlePengembangan Knowledge Management System Pemilihan Pupuk.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordKMS Pemilihan Pupukid
dc.subject.keywordKMSLCid
dc.subject.keywordKnowledge Sharingid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record