Show simple item record

dc.contributor.advisorGunawan,Andi
dc.contributor.advisorZain, Alinda F. M.
dc.contributor.authorHidajat, Janthy Trilusianthy
dc.date.accessioned2010-04-26T03:03:19Z
dc.date.available2010-04-26T03:03:19Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7946
dc.description.abstractUrbanisasi yang tidak terkendali menyebabkan daerah pinggiran kota (urban fringe area) terus berkembang dimana akan menimbulkan gejala urban sprawl. Daerah pinggiran kota (urban fringe area) merupakan daerah yang berada dalam proses peralihan dari daerah perdesaan menjadi perkotaan yang memiliki bentukan lanskap yang khas dan berpotensi sebagai penyedia ruang bagi perkembangan perkotaan. Oleh karena itu daerah ini akan berada dalam tekanan kegiatan perkotaan yang meningkat sebagai akibat adanya gejala urban sprawl dimana akan berdampak pada perubahan fisik lanskap dan perubahan tampilan visual lanskap sumber daya estetika yang ada. Proses ini apabila dibiarkan akan menimbulkan pengaruh negatif pada kualitas estetika visual di daerah pinggiran kota tersebut dan pada fungsi kota secara keseluruhan, untuk itu diperlukan suatu pengendalian dan pendekatan khusus untuk mengantisipasi dampak negatif dari gejala urban sprawl tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji gejala urban sprawl di tiga koridor utama wilayah pinggiran JABOTABEK melalui penelaahan faktor-faktor dominan yang mempengaruhi pertumbuhan penggunaan lahan urban dan tingkat kualitas estetika visual sebagai akibat gejala urban sprawl. Hasil penelitian berupa rekomendasi pengendalian yang dapat memberikan masukan pengelolaan penggunaan lahan urban dan pelestarian kualitas estetika visual di pinggiran kota wilayah JABOTABEK yang lebih baik. Analisis spasial dilakukan melalui analisis data satelit multi temporal dengan menggunakan software Erdas Imagine 8.3, analisis regresi linier berganda dan analisis indeks sprawl. Analisis sumber daya estetika dilakukan dengan menggunakan metode Scenic Beauty Estimation (SBE) dimana 50 orang responden diminta untuk menilai 137 buah foto pemandangan di ketiga wilayah penelitian untuk mengetahui preferensi masyarakat terhadap pemandangan yang dianggap indah dan menarik. Penilaian ini akan digunakan sebagai dasar untuk penyusunan kualitas visual estetika di wilayah penelitian. ...id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKajian gejala urban sprawl di tiga koridor utama pinggiran kota wilayah Jabotabekid
dc.subject.keywordUrban sprawl
dc.subject.keywordUrban fringe area (daerah pinggiran kota)
dc.subject.keywordJABOTABEK
dc.subject.keywordEstetika visual
dc.subject.keywordScenic Beauty Estimation (SBE)


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record