| dc.contributor.advisor | Mas’ud, Zainal Alim | |
| dc.contributor.advisor | Sutriah, Komar | |
| dc.contributor.author | Sugiarta, Cynthia Komalasari | |
| dc.date.accessioned | 2016-02-22T05:56:57Z | |
| dc.date.available | 2016-02-22T05:56:57Z | |
| dc.date.issued | 2016 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78526 | |
| dc.description.abstract | Onggok merupakan limbah pengolahan tepung singkong. Kandungan utama onggok adalah pati yang berupa polisakarida. Polisakarida merupakan polimer yang paling melimpah di alam. Kopolimerisasi onggok dengan polimer (2-dimetilaminoetil)metakrilat (DMAEMA) dapat menghasilkan kopolimer kationik karena DMAEMA memiliki gugus amina tersier yang dapat dikonversi menjadi ammonium kuaterner yang bersifat kationik. Penelitian ini bertujuan menyintesis kopolimer onggok-amino akrilat kationik dan mengetahui kemampuannya sebagai pengendali erosi tanah. Penelitian diawali dengan preparasi kopolimer onggok-amino akrilat melalui kopolimerisasi cangkok onggok-DMAEMA pada suhu 70 °C selama 3 jam. Selanjutnya dilakukan metilasi pada kopolimer onggok-amino akrilat menggunakan dimetilsulfat (DMS) pada suhu 65 °C sehingga diperoleh kopolimer onggok-amino akrilat kationik yang kemudian diuji kemampuannya sebagai pengendali erosi tanah pada tanah lempung liat berpasir dan lempung liat berdebu pada intensitas air hujan 45 mm jam-1 dan 100 mm jam-1. Kopolimer onggok-amino akrilat dapat disintesis melalui metode kimia dengan kopolimerisasi pencangkokan-penautan silang pada onggok dan monomer DMAEMA, penaut silang metilena bis-akrilamida dan inisiator ammonium persulfat sehingga diperoleh rendemen 44.66% dan nisbah pencangkokan 42.15%. Kopolimer ongok-amino akrilat kationik berhasil disintesis melalui metilasi terhadap kopolimer onggok-amino akrilat dengan menggunakan agen metilasi dimetilsulfat di dalam pelarut dimetilformamida dengan konversi 94.96% pada waktu sintesis 18 jam dan nisbah kopolimer onggok-amino akrilat:DMS sebesar 1:2 (b/v). Kopolimer onggok-amino akrilat kationik efektif untuk mengurangi erosi pada tanah lempung liat berdebu dan lempung liat berpasir dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 dan 100 mm jam-1. Kopolimer onggok-amino akrilat kationik efektif untuk menurunkan volume limpasan total dan laju limpasan akhir pada tanah lempung liat berpasir dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 hingga 65.26%, meningkatkan volume infiltrasi total dan laju infiltrasi akhir pada tanah lempung liat berdebu dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 hingga 192.80%, menurunkan kedalaman limpasan pada tanah lempung liat berpasir dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 hingga 65.25%, menurunkan TDS pada tanah lempung liat berpasir dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 hingga 48.36%, menurunkan TSS dan bobot tanah tererosi total pada tanah lempung liat berdebu dengan intensitas air hujan 45 mm jam-1 hingga 93.16% dan 82.05%. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultral University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Chemistry | id |
| dc.subject.ddc | Amino acid | id |
| dc.subject.ddc | 2015 | id |
| dc.title | Sintesis Kopolimer Onggok-Amino Akrilat Kationik Sebagai Pengendali Erosi Tanah | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | onggok | id |
| dc.subject.keyword | DMAEMA | id |
| dc.subject.keyword | erosi tanah | id |