| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kemampuan penghambatan ekstrak etanol temu ireng terhadap pertumbuhan sel lestari tumor MCA-B1 dan MCM-B2. Penelitian dilakukan dengan menanam sel lestari tumor MCA-B1 dan MCM-B2 pada tissue culture plate 24 well dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda sebanyak 3 kali ulangan. Konsentrasi ekstrak yang dipakai adalah 0 ppm sebagai kontrol negatif (tidak diberi penambahan ekstrak), doxorubicin 100 ppm sebagai kontrol positif, 12.5 ppm, 25 ppm, 37.5 ppm, 50 ppm. Setelah sel lestari tumor pada lubang kontrol negatif konfluens, sel dipanen dan dihitung menggunakan kamar hitung hemositometer Neubauer dengan pewarnaan trypan blue. Sel lestari diinkubasi pada suhu 37oC, 5% CO2. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas antiproliferasi ekstrak etanol temu ireng yang berbeda nyata p(<0.05) terhadap kedua sel lestari tumor MCA-B1 dan MCM-B2. Dosis ekstrak yang menunjukkan hasil paling baik adalah 50 ppm dengan aktivitas antiproliferasi sebesar 80.59% pada sel lestari tumor MCA-B1 dan 84.33% pada sel lestari tumor MCM-B2. Hasil tersebut menunjukkan potensi temu ireng sebagai tanaman yang memiliki aktivitas sebagai anti tumor. | id |