Show simple item record

dc.contributor.authorQomariyah, Siti Fatimah Nurul
dc.date.accessioned2010-04-24T08:28:41Z
dc.date.available2010-04-24T08:28:41Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7755
dc.description.abstractPenelitian ini merupakan penelitian awal dalam rangka perakitan kultivar kentang ungggul yang tahan terhadap penyakit layu bakteri. Penelitian terdiri dari dua percobaan, yaitu pertama: percobaan yang bertujuan untuk mengetahui penampilan dormansi umbi yang dihasilkan secara in vitro dan lapangan klon kentang hibrida somatik yang berasal dari kultivar kentang diploid (BF 15 dan Solanum phureja),penelitian dilakukan di Laboratorium Biomolekuler dan Seluler, Bioteknologi IPB. Pengatuh ukuran umbi mikro, media yang mengandung zat pengatur tumbuh (Paclobutrazol 6 mg/l, Alar 5 mg/l, Uniconazol 3 mg/l) digunakan untuk mengevaluasi waktu dormansi delapan klon kentang. Rancangan perlakuan yang digunakan untuk menghasilkan umbi mikro digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan sepuluh ulangan. Data kemudian dianalisis dengan Anova dan dilakukan uji lanjut dengan DMRT, Hasil percobaan memperlihatkan bahwa faktor Retardan dan Klon tidak berpengaruh nyata terhadap waktu dormansi umbi mikro.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleEvaluasi keragaan dormansi umbi kentang (Solanum fuberosum) hasil fusi protoplas antara BF15 dengan Solanum phureja serta uji resistensi terhadap Ralstonia solanacearum secara in vitroid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record