Show simple item record

dc.contributor.advisorWachjar, Ade
dc.contributor.advisorSupijatno
dc.contributor.authorLaksono, : Purwanti Budi
dc.date.accessioned2015-08-25T03:02:38Z
dc.date.available2015-08-25T03:02:38Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/76172
dc.description.abstractMucuna bracteata DC. merupakan tanaman penutup tanah kacangan yang digunakan untuk mencegah erosi dan menekan pertumbuhan gulma. M. bracteata mampu memfiksasi nitrogen dari udara dengan bantuan Rhizobium. M. bracteata memperoleh manfaat dari simbiosis berupa peningkatan bobot bintil akar, bobot kering tajuk dan kadar nitogen daun pada saat populasi Rhizobium dalam tanah optimum. Aplikasi inokulan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan populasi Rhizobium dalam tanah. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses perkembangan bintil akar adalah fosfor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dosis fosfor, dosis inokulan dan waktu inokulasi terhadap pertumbuhan M. bracteata. Penelitian dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah, pada bulan November 2013 sampai dengan Augustus 2014. Pupuk fosfor yang digunakan adalah Rock Phosphate (RP). Inokulan yang digunakan mengandung Bradyrhizobium japonicum dan Aeromonas punctata. Penelitian dibagi menjadi 3 percobaan yaitu Pengaruh Dosis Pupuk Fosfor terhadap Pertumbuhan M. bracteata, Pengaruh Waktu Inokulasi dan Dosis Inokulan terhadap Pertumbuhan M. bracteata di Polybag dan Pengaruh Waktu Inokulasi dan Dosis Inokulan terhadap Pertumbuhan M. bracteata di Lapangan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun dalam 1 faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor perlakuan tersebut adalah dosis fosfor dengan 5 taraf dosis (0, 100, 200, 300, 400 g RP/tanaman). Percobaan ke-2 dan ke-3 menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun dalam 2 faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor perlakuan pertama adalah waktu inokulasi yaitu di pembibitan pada umur bibit 2 minggu dan saat tanam pada umur bibit 5 minggu. Faktor perlakuan ke-2 adalah 5 dosis inokulan (0, 2, 4, 6 and 8 g/tanaman). Hasil dari percobaan I menunjukkan bahwa dosis pupuk fosfor yang direkomendasikan untuk M. bracteata sebesar 174.24 g RP/tanaman. Hasil dari percobaan II menunjukkan bahwa inokulasi saat tanam pada umur bibit 5 minggu memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan inokulasi di pembibitan pada umur bibit 2 minggu dan dosis inokulan yang direkomendasikan untuk M. bracteata sebesar 6.43 g/tanaman. Hasil dari percobaan III menunjukkan bahwa inokulasi di pembibitan pada umur bibit 2 minggu memberikan hasil terbaik di lapangan dibandingkan dengan pemberian inokulan saat tanam pada umur bibit 5 minggu pada kondisi tanah masam.en
dc.language.isoid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subject.ddcField cropsen
dc.subject.ddcInoculationen
dc.titlePertumbuhan Mucuna bracteata DC. pada Berbagai Taraf Dosis Pupuk Fosfor dan Inokulan dengan Waktu Inokulasi yang Berbedaen
dc.subject.keywordaktivitas nitrogenaseen
dc.subject.keywordbintil akaren
dc.subject.keywordkadar haraen
dc.subject.keywordlegume cover cropen
dc.subject.keywordsuluren


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record