IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Hidrologi Menggunakan Model Swat Di Sub Das Cilebak Kabupaten Bandung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.879Mb)
      Date
      2015
      Author
      Hanifiyani, Mawardah Nur
      Arifjaya., Nana Mulyana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sub DAS Cilebak merupakan bagian hulu DAS Citarum terletak di Kabupaten Bandung dengan luas 420.89 ha. Tutupan lahan pada Sub DAS Cilebak berupa ladang (169.18 ha), semak belukar (137.08 ha), hutan (50.25 ha), pemukiman (38.08 ha), sawah (24.80), dan kebun campuran (1.50 ha). Jenis tanah Sub DAS Cilebak terdiri atas asosisasi andosol coklat dan regosol coklat (359.71 ha) dan jenis latosol coklat tua kemerahan (61.17 ha). Kombinasi tutupan lahan, jenis tanah, dan iklim menyebabkan kompleksitas kondisi hidrologi di Sub DAS Cilebak. Hal ini menyebabkan perlunya penggunaan model dalam kegiatan pengelolaan DAS. SWAT (Soil and Water Assessment Tool) merupakan model yang dapat menduga kondisi hidrologi. SWAT menggunakan masukan berupa tutupan lahan dan peta tanah skala 1:250 000, serta data iklim harian. Kalibrasi harian tahun 2009 menunjukkan R2 sebesar 0.50 dan NSE sebesar 0.42 serta R2 sebesar 0.60 dan NSE sebesar 0.40 untuk validasi pada tahun 2010 yang masuk kategori memuaskan. Hasil analisa neraca air menunjukkan rasio evapotranspirasi aktual terhadap curah hujan sebesar 0.51 (590.9 mm tahun-1), perkolasi 0.24 (285.7 mm tahun-1), aliran bawah tanah 0.17 (193.3 mm tahun-1), aliran lateral 0.16 (190.8 mm tahun-1), dan aliran permukaan 0.06 (66.2 mm tahun-1). Aliran bawah tanah akan kembali menjadi debit dalam 178 hari 4 jam 48 menit, menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan hujan untuk menjadi debit adalah 6 bulan. Tutupan lahan berupa semak belukar 3.9 mm dan hutan 5.5 mm merupakan tutupan lahan dengan limpasan permukaan terendah. Hutan merupakan penyumbang aliran lateral paling tinggi yaitu sebesar 67.6 mm.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75416
      Collections
      • UT - Forest Management [3212]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository