Show simple item record

dc.contributor.advisorHadi, Upik Kesumawati
dc.contributor.advisorSupriyono
dc.contributor.authorBinti Yassin, Nora Saidul Fatimah
dc.date.accessioned2015-04-09T03:29:01Z
dc.date.available2015-04-09T03:29:01Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/74647
dc.description.abstractDemam Berdarah Dengue dan Chikungunya merupakan penyakit yang ditransimisikan oleh vektor Ae. aegypti yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Metopren adalah insektisida Insect Growth Regulator yang berperan sebagai senyawa analog hormon juvenile yang bekerja semasa stadium pradewasa nyamuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi metopren pada larutan berumur 24 jam dan metopren pada larutan berumur 720 jam (30 hari) terhadap larva nyamuk Ae. aegypti serta bentuk kelainan morfologi stadium pradewasa nyamuk Ae. aegypti yang terpapar metopren. Pengujian dilakukan terhadap larva Ae. aegypti instar ketiga dengan konsentrasi bertahap mulai dari 0.0108 g/L, 0.0217 g/L, 0.0325 g/L, 0.0433 g/L, dan 0.0541 g/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase mortalitas larva/pupa Ae. aegypti setelah terpapar metopren pada larutan berumur 24 jam adalah 71.6% pada konsentrasi 0.0108 g/L, 81.6% (0.0217 g/L), 90.8% (0.0325 g/L), 100% (0.0433 g/L), dan 100% (0.0541 g/L). Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi efektif metopren adalah antara 0.0217 g/L-0.0541 g/L. Pengamatan metopren pada larutan berumur 720 jam adalah 44.8% pada konsentrasi 0.0108 g/L, 57.6% (0.0217 g/L), 75.2% (0.0325 g/L), 79.2% (0.0433 g/L), dan 85.2% (0.0541 g/L). Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi efektif metopren untuk membunuh larva/pupa adalah 0.0541 g/L. Metopren efektif membunuh larva nyamuk Ae. aegypti pada konsentrasi 0.0541 g/L sebesar 85.2% selama 30 hari. Stadium pradewasa Ae. aegypti yang terpapar metopren mengalami kelainan morfologi berupa (1) kerusakan tubuh larva sebanyak (2%), (2) kerusakan abdomen pupa (8%), (3) kekakuan pada tubuh pupa (78%), dan (4) kegagalan eklosi pada pupa (12%).en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcMosquitoesen
dc.subject.ddcAedes aegyptien
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baraten
dc.titlePengaruh Berbagai Konsentrasi Metopren terhadap Larva Nyamuk Aedes aegyptien
dc.subject.keywordAedes aegyptien
dc.subject.keywordefektivitas larvasidaen
dc.subject.keywordmetoprenen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record