View Item 
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh antibiotik alami dari daun torbangun (coleus amboinicusl) terhadap daya hidup mikroorganisme rumen dan kecernaan in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (360.4Kb)
      Date
      2013
      Author
      Avianti, Dessy Afni
      Maknun, Ikrimatul
      Winarni, Astri
      Risnawati, Adisty
      Karti, Panca Dewi Manu Hara
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Susu merupakan sumber energi utama setiap individu yang baru lahir, baik manusia maupun hewan, yang mampu meningkatkan pertumbuhan tubuh anak saat periode menyusui dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, perlu alternatif baru untuk meningkatkan produksi dan kualitas air susu karena pentingnya susu dalam pemenuhan gizi masyarakat maupun dalam usaha peningkatan populasi ternak. Penggunaan obat tradisional semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Salah satu bahan alami yang secara tradisional digunakan untuk meningkatkan produksi air susu adalah daun torbangun (Coleus amboinicus Lour). Hasil penelitian Damanik et al (2006) menyebutkan bahwa konsumsi daun torbangun pada ibu menyusui dapat meningkatkan total volume ASI, dan kandungan beberapa mineral dalam ASI (seperti besi, kalium, seng, dan magnesium) secara signifikan. Di negara Malaysia, air rebusan daun torbangun biasa dikonsumsi oleh ibu yang baru melahirkan, karena diduga dapat memperbanyak produksi air susu ibu (ASI) (de Padva et al 1999). Efek laktogogum yang diberikan daun torbangun, memperlihatkan hasil yang baik tarhadap peningkatan produksi susu kelenjar mammae yang terlihat dari peningkatan jumlah alveoli. Alveoli berfungsi sebagai tempat penghasil susu. Semakin banyak tempat penghasil susu, semakin banyak produksi susu yang dapat dihasilkan. Jika bayi berhenti menyusu, maka kelenjar mammae juga akan berhenti memproduksi air susu. Berbeda halnya dengan manusia, ternak ruminansia memiliki perut majemuk yang terdiri dari rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Rumen dihuni tidak kurang dari empat jenis mikroba yaitu : bakteri, protozoa, fungi dan virus (Preston dan Leng, 1987). Pada bagian ini merupakan tempat berlangsungnya proses fermentasi terbesar. Mikroba akan merombak semua pakan/ransum yang masuk ke lambung ternak, sehubungan dengan adanya informasi manfaat daun torbangun tersebut, maka dalam penelitian awal ini akan dipelajari sejauh mana pengaruh daun torbangun sebagai salah satu komponen di dalam ransum terhadap ekologi di dalam rumen melalui kajian in vitro.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73958
      Collections
      • PKM - Penelitian [438]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository