Show simple item record

dc.contributor.authorIchsan, Kukuh Syirotol
dc.contributor.authorKurniawan, Novan Eko
dc.contributor.authorMarten, Hayatullah Frio
dc.contributor.authorSaramba, Moh Adis M. P.
dc.contributor.authorHaqiqi, Riza Akmal
dc.date.accessioned2015-01-15T03:05:07Z
dc.date.available2015-01-15T03:05:07Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73563
dc.description.abstractGangguan di saluran kemih yang disebabkan batu ginjal umum diderita oleh anjing jantan. Penyusun batu ginjal pada anjing yang dominan adalah struvit dengan rata-rata 65%-74%, kalsium fosfat 14%-20%, dan kalsium oksalat 8%-17%, sedangkan pada manusia tersusun atas kalsium oksalat 71%-78%, kalsium fosfat 11%-14%, dan struvit 6%-12%. Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan operasi ataupun dengan pengobatan herbal. Pengobatan herbal yang sering dilakukan di manusia adalah menggunakan daun sendok (Plantago mayor L). Daun sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet, dan dianggap dapat mengatasi gangguan saluran kemih pada manusia. Kandungan kimia daun sendok adalah plantagin, aukubin, asam urosolat, epignin, beta sitosterol, n- hentriacontane, plantagucide, vitamin B1, vitamin C, vitamin A, dan kalium. Kalium memiliki efek sebagai peluruh kalsium dan magnesium. Penelitian ini menggunakan batu ginjal anjing yang direndam dalam sari daun sendok dengan konsentrasi 0%, 20%, 40%, dan 80% pada suhu 38oC. Dari hasil penelitian diperoleh hasil peluruhan batu ginjal pada konsentrasi 80%, rata-rata sebanyak Hasil penelitian menunjukan peluruhan batu ginjal dengan nilai paling besar adalah pada konsentrasi 80% diikuti 40%, 20%, dan kontrolen
dc.language.isoid
dc.publisherBogor Agricultural University, Institut Pertanian Bogor
dc.titlePemanfaatan sari daun sendok (Plantago mayor L) sebagai alternatif terapi batu ginjal (Renal Calculy) pada anjing: Studi In vitroen
dc.typeOtheren


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record